Imbas Corona, Masker Langka hingga Pemerintah Siapkan Buat Sudetan Kali Welang | Koran Online 10 Feb

534

Beragam peristiwa kami sajikan pada 7 Februari 2020 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Senin (10/2/2020). Mulai Imbas Corona, Masker Langka hingga Pemerintah Siapkan Buat Sudetan Kali Welang:

  1. Corona Mewabah, Warga Keluhkan Susah Cari Masker di Lumajang

Lumajang (WartaBromo.com) – Sejumlah warga keluhkan sulitnya mendapatkan masker di Lumajang. Beberapa apotek mengaku stok masker kosong.

Wahyu Dwi Wulansari, warga Lumajang mengatakan, Ia berencana akan membeli masker untuk keperluan sehari-hari. Simak Selengkapnya.

  1. Permintaan Masker di Kota Pasuruan Naik

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sejak virus corona menjadi perhatian dunia, stok masker di beberapa daerah di Indonesia disebut mengalami kelangkaan. Di Kota Pasuruan sendiri permintaan akan masker juga mengalami peningkatan.

Pantauan WartaBromo di 3 Apotek di Kota Pasuruan pada hari Minggu (09/02/2020), stok masker berikut harganya per boks ataupun eceran masih stabil. Simak Selengkapnya.

  1. Pemerintah Siapkan Buat Sudetan Kali Welang
Penampakan sungai Welang saat hujan deras tahun 2016 silam. Foto: dokumen.

Pasuruan (WartaBromo.com)- Pemerintah merencanakan membuat sudetan (terusan) Kali Welang yang kerap menjadi pemicu banjir di wilayah Kraton dan sekitarnya.

Untuk keperluan itu, total anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 346 miliar lebih. “Sumber dana dari APBN,” kata Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Misbah Zunib, akhir pekan lalu. Simak Selengkapnya.

  1. Kembangkan Wisata di Arjuno, Siapkan Rp 140 Miliar
Bupati Irsyad Yusuf saat mengunjungi UPTD Budidaya Peternakan di Purwosari. Foto: dok/Pemkab

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kabupaten Pasuruan bakal punya jalan tol lagi. Kali ini menghubungkan Gempol-Mojokerto.

Rencana tersebut telah tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2019. Jalur bebas hambatan Gempol-Mojokerto itu disebutkan masuk dalam bagian dari program percepatan pembangunan ekonomi Jawa Timur. Simak Selengkapnya.

  1. Harapan Terakhir…..

Namanya Sutama. Hanya Sutama. Tidak kurang. Tidak juga lebih. Persis seperti nama lahir pemberian orang tuanya. Saat ini usianya 43 tahun.

Sutama seorang petani. Lahir di sebuah desa di pinggiran Mojokerto. Tepatnya di Desa Lakardowo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Tak jauh dengan perbatasan Kabupaten Lamongan. Atau Gresik. Simak Selengkapnya.