Kasusnya Mangkrak, Korban Penipuan Pertanyakan Kinerja Polisi hingga Bupati Pasuruan Instruksikan Hemat APBD | Koran Online 3 April

986

Beragam peristiwa kami sajikan pada 2 April melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Jumat (03/04/2020). Mulai Kasusnya Mangkrak, Korban Penipuan Pertanyakan Kinerja Polisi hingga Bupati Pasuruan Instruksikan Hemat APBD :

1. Sodok Dump Truk di Tol Pandaan-Malang, 1 Orang Tewas

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kecelakaan terjadi antara truk colt diesel dan dump truk di KM 76/A tol Pandaan-Malang, Kamis (02/04/2020). Satu orang dikabarkan tewas dalam peristiwa itu.

Kecelakaan yang melibatkan 2 kendaraan besar itu terjadi sekira pukul 05.00 WIB. Simak Selengkapnya.

2. Kasusnya Mangkrak, Korban Penipuan Pertanyakan Kinerja Polisi

Pasuruan (wartabromo.com) – Seorang korban penipuan dan penggelapan pertanyakan kinerja Polres Pasuruan Kota. Pasalnya, kasus hukum yang dilaporkan sejak awal 2017 yang menimpanya tak ada kejelasan.

Warga yang mengaku jadi korban penipuan itu adalah Achmad Budiyanto (51), beralamat di Jalan Sultan Agung 27, RT.05/RW.04, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan. Simak Selengkapnya.

3. Bupati Pasuruan Instruksikan Hemat APBD, Fokus Covid-19

Pasuruan (WartaBromo.com) – Bupati Pasuruan instruksikan seluruh OPD menghemat belanja daerah 2020. OPD diminta fokus dalam penanganan Covid-19.

Instruksi ini tertuang dalam Keputusan Bupati Pasuruan Nomor 900/1263/424.102/2020 tanggal 1 April 2020  tentang Penghematan sementara belanja daerah tahun 2020. Simak Selengkapnya.

4. Sempat Kosong, Stok Darah PMI Kabupaten Pasuruan Kembali Normal

Pasuruan (WartaBromo.com) – Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan sempat kosong. Kini, stok darah sudah mulai normal kembali.

Sumarsono, Humas PMI Kabupaten Pasuruan mengatakan, stok darah di PMI memang sempat kosong untuk beberapa golongan darah. “Dari tanggal 27-29 Maret kemarin stok darah sempat kosong,” ujarnya, Kamis (02/04/2020). Simak Selengkapnya.

5. Mudik Tak Dilarang, Pemerintah: Tapi Berstatus ODP dan Wajib Isolasi Mandiri

Jakarta (WartaBromo.com) –  Istana tak melarang warga untuk mudik ke kampung halaman. Namun warga diwanti-wanti harus isolasi mandiri selama 14 hari dan masuk dalam Orang dalam Pemantauan (ODP).

“Mudik boleh tapi berstatus orang dalam pemantauan. Presiden Joko Widodo menegaskan tidak ada larangan resmi bagi pemudik Lebaran Idul Fitri 2020 M/1441 H,” jelas Fadjroel Rachman, juru bicara Presiden Joko Widodo, dinukil dari detik. Simak Selengkapnya.