Sidak Proyek Senilai Rp 15 M, Komisi III Temukan Kontruksi Tak Sesuai Spesifikasi

2988
SIDAK: Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan saat menggelar sidak di lokasi pembangunan TPA Wonokerto, Kecamatan Sukorejo, Senin (21/09/2020). Foto: dokumen Komisi III.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dibangun dengan anggaran belasan miliar rupiah, proyek pembangunan TPA Wonokerto, justru membuat Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan mencak-mencak.

Pasalnya, sebagian kontruksi proyek yang digadang sebagai solusi atas melimpahnya sampah di TPA Kenep itu diduga tak sesuai spesifikasi.

Dugaan itu terungkap dari sidak (inspeksi mendadak) Komisi III DPRD setempat, Senin (21/09/2020). “Ada beberapa temuan bagian konstruksi yang tak sesuai dengan gambar,” kata Sekretaris Komisi III DPRD setempat, M. Zaini.

Menurut Zaini, temuan itu salah satunya ada pada bagian fondasi ruang pertemuan yang selesai dibangun. “Di gambar, besi yang dipakai harusnya 12 mm. Tapi, yang dipakai 10 mm,” jelasnya.

Atas temuan itu, Zaini pun meminta agar kontruksi pondasi itu dibongkar. Pasalnya, ketidaksesuaian bahan dikhawatirkan berdampak dalam jangka panjang.

“Kami tetap minta itu dibongkar karena pondasi,” lanjutnya. Bahkan, pekan ini pihaknya menjadwalkan pertemuan dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta pihak rekanan.

Zaini mengungkapkan, sidak yang berlangsung pukul 09.00-11.30 merupakan bagian dari tupoksi dewan untuk melakukan pengawasan.

Pihaknya tak ingin proyek yang dianggarkan hingga Rp 15 miliar itu dilaksanakan serampangan. (trm/asd)