Lereng Penanggungan Ditambang, hingga Panen Rupiah Saat Wabah dengan Budidaya Labu Madu | Koran Online 22 Okt

724
Lokasi tambang sirtu milik PT. ASA. Tampak di kawasan industri di bawahnya. Foto: asad asnawi.

Beragam peristiwa kami sajikan pada 21 Oktober 2020 melalui laman media online WartaBromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Kamis (22/10/2020). Mulai dari penampakan lereng penanggungan yang dikeruk jadi tambang, hingga panen rupiah saat wabah dengan budidaya labu madu .

1. Begini Penampakan Lereng Penanggungan yang Dikeruk Jadi Tambang

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kegiatan penambangan oleh PT. Agung Satriya Abadi (ASA) di lereng Gunung Penanggungan diduga menyalahi ketentuan.

Pasalnya, lahan yang ditambang disebutkan melebihi kawasan yang diizinkan. Baca Selengkapnya.

2. Budidaya Labu Madu, Panen Rupiah saat Wabah

PANDEMI Covid-19 membuat warga Dusun Magersari, Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan lebih kreatif. Melalui program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL), mereka sukses mengembangkan labu madu. Baca Selengkapnya.

3. Pria Pajarakan Selamat dari Sengatan Listrik Tegangan Tinggi

Pajarakan (wartabromo.com) – Sudi Subroto (50) warga Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, nyaris kehilangan nyawanya. Ia tersengat aliran listrik tegangan tinggi saat bekerja pada Rabu, 21 Oktober 2020.

Sekitar pukul 08.00 WIB, Sudi memperbaiki atap galvalum rumah Sulaiman (58) warga Dusun Talang, desa setempat. Ia tak sendirian di lantai 2 rumah itu. Melainkan bersama 2 rekannya, sesama tukang bangunan. Baca Selengkapnya.

4. Merawat Mimpi, Merajut Asa Anak-anak yang Tak Punya Pilihan

Anak-anak tidak membutuhkan banyak hal. Pemberian terbaik untuknya adalah kasih sayang, biarpun mereka tak pernah tahu akar keluarganya. Baca Selengkapnya.

5. Hendak Belajar Daring, Siswa SD Dijambret

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang siswa sekolah dasar di kota Probolinggo menjadi korban penjambretan pada Rabu, 21 Oktober 2020. Telepon seluler (ponsel) yang akan dipakai belajar, raib dibawa kabur pelaku.

Korban itu adalah HS (11), warga Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan. Sekitar pukul 11.00 WIB, HS bersama seorang temannya mengendarai sepeda pancal, hendak belajar kelompok di rumah teman yang lain.  Baca Selengkapnya.