6 Motor Ditinggal Saat Polisi Gerebek Pesta Miras hingga Kata Ahli Hidrologi Soal Penyebab Banjir di Pasuruan | Koran Online 16 Feb

538

Beragam peristiwa kami sajikan pada 15 Februari melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Selasa (16/02/2021). Mulai 6 Motor Ditinggal Saat Polisi Gerebek Pesta Miras hingga Kata Ahli Hidrologi Soal Penyebab Banjir di Pasuruan:

  1. 6 Motor Ditinggal Saat Polisi Gerebek Pesta Miras

Paiton (WartaBromo) – Polisi menggerebek pemuda yang sedang asyik pesta minuman keras (miras) di Desa Jabung Candi, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Pemuda ini pun kemudian kabur, dan meninggalkan enam unit kendaraan bermotor.

“Betul ada 6 unit kendaraan diamankan oleh anggota. Pemiliknya kabur duluan meninggalkan barang-barang mereka di lokasi pesta miras. Kami akan memperketat pemantauan sekitar lokasi,” sebut Kapolsek Paiton, AKP Noer Choiri. Simak Selengkapnya.

  1. Sindikat Maling Bonsai di 9 TKP Dibekuk Polisi

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dua orang sindikat pencuri tanaman bonsai yang bernilai jutaan rupiah dibekuk polisi. Keduanya telah beraksi di 9 TKP berbeda.

Dua orang itu adalah Doni Elari Uswari (43) warga Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan dan Sofyan Hadi warga Kelurahan Bugul Kidul, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Simak Selengkapnya.

  1. Usai Lapor Dicabuli, ABG Gending Menghilang

Pajarakan (WartaBromo) – Gadis di bawah umur asal Desa Banyuanyat Lor, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo dilaporkan menghilang sejak 3 hari yang lalu. Kejadian ini pasca gadis tersebut melaporkan kasus pencabulan dan penganiayaan terhadap dirinya ke Polres Probolinggo.

SR, anak gadis pasangan JH dan ES itu, menghilang sejak Jumat petang, 12 Februari 2021. Diperkirakan SR menghilang ketika orang di rumahnya sibuk untuk menunaikan ibadah salat Maghrib. Simak Selengkapnya.

  1. Ini Kata Ahli Hidrologi Soal Penyebab Banjir di Pasuruan

Gempol (WartaBromo.com) – Banjir bandang yang melanda Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, masih menyisakan pertanyaan yang belum terungkap. Ahli Hidrologi mengungkap sejumlah faktor yang menyebakan banjir tersebut.

Gunawan Wibisono, Ahli Hidrologi dari Universitas Merdeka Malang menyebut tambang galian C di wilayah hulu menjadi salah satu penyebabnya. Sehingga kondisi hulu menjadi tidak efektif sebagai pengendalian banjir. Simak Selengkapnya.

  1. Empat Fraksi Tolak LKPj Wali Kota Pasuruan

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sejumlah fraksi DPRD Kota Pasuruan menolak Laporan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Pasuruan Akhir Tahun Anggaran 2020. Ada empat fraksi yang menyatakan menolak LKPj Wali Kota Pasuruan.

Penolakan itu disampaikan pada Rapat Paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Pasuruan, Senin (15/02/2021). Empat fraksi yang menolak itu di antaranya adalah Fraksi PKB, Golkar, PKS, dan Fraksi Amanat Pembangunan. Simak Selengkapnya.