Penyerang Pengasuh Genggong Bakal Dikirim ke RSJ Lawang

1498

 

Probolinggo (WartaBromo.com) – Polres Probolinggo memastikan pelaku penyerangan terhadap KH Ahsan Qomaruzzaman (32), mengalami gangguan kejiwaan. Kepolisian bersama keluarga sepakat mengirim pelaku ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang Malang.

Kapolres Probolinggo AKBP, Ferdy Irawan menyebut M. Hasanuddin (sebelumnya ditulis M. Nur Hasan) mengalami gangguan jiwa berdasarkan hasil pemeriksaan psikologi. Pelaku diperiksa kejiwaannya di 2 rumah sakit, yakni RSUD dr. Moh. Saleh Kota Probolinggo dan RSJ Lawang Malang. Hasilnya, pemuda berusia 28 tahun itu dinyatakan terganggu kejiwaannya.

“Baik di rumah sakit Saleh mau rumah sakit jiwa Lawang, pelaku ini sesuai keterangan dokter, mengalami gangguan kejiwaan atau tidak sehat secara kejiwaan. Juga dibuktikan oleh keterangan orang tua yang bersangkutan,” kata Ferdy pada Jumat, 21 Mei 2021.

Baca Juga :   Jadi Anggota DPR Lagi, Misbakhun Tetap Jalin Komunikasi dengan Sukarelawannya

Gangguan mental itu juga dibenarkan oleh Mahfud selaku orang tua Hasan. Ia mengatakan anaknya dulu pernah dibawa ke rumah sakit juga orang pintar. “Pernah dirawat di rumah sakit dokter Saleh. Dulu pernah diobati di Kiai Wahyu dan sembuh,” ceritanya mengenai kondisi putranya.

Mewakili keluarga, ia kemudian menyatakan permintaan maaf atas peristiwa penyerangan oleh anaknya tersebut.

“Kami atas nama keluarga meminta maaf kepada keluarga besar pondok pesantren Genggong. Setelah ini, kami bersama pihak kepolisian akan mengirim anak kami untuk dirawat di Lawang,” ujar warga Desa Brabe, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo tersebut.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, KH Ahsan Qomaruzzaman (32), salah satu pengasuh Pesantren Zainul Hasan (PZH) Genggong, Kabupaten Probolinggo diserang oleh orang tak dikenal. Peristiwa penyerangan itu terjadi pada Sabtu sore, 15 Mei 2021. Lokasinya di Pondok Baitis Sholihin, Desa Temenggungan, Kecamatan Krejengan atau Genggong timur. Pondok ini diasuh oleh KH. Moh. Hasan Ainul Yaqin, putra KH. Moh. Hasan Saifurridzal.

Baca Juga :   Satgas Covid19 Sekat Lalin Pakai Keranda Berisi Pocong

Informasi yang beredar, pelaku sempat menanyakan kiai di Pesantren Genggong yang menikah dengan anaknya Rhoma Irama. Kiai yang dimaksud adalah KH. Moh. Hasan Ainul Yaqin, yang tak lain merupakan mantan suami Debby Rhoma Irama.

Tamu itu kemudian ditemui oleh Nun Aka dan dipersilakan makan. Dihormati dan dijamu layaknya tamu lain yang berkunjung. Namun, saat memegang piring malah dilemparkan ke tuan rumah. (saw/ono)

Simak videonya: