Karatan, BPBD Lakukan Peremajaan Tangki Air

573
Tangki air bersih milik BPBD yang sudah karatan. Foto: Miftahul Ulum.

Bangil (WartaBromo.com) – Memasuki penghujung kemarau, BPBD Kabupaten Pasuruan mengantisipasi terjadinya kekeringan di sejumlah wilayah. Tangki air yang digunakan untuk mengirim air bersih dirombak lantaran sudah karatan.

Dikutip dari laman lpse.pasuruankab.go.id, BPBD Kabupaten Pasuruan tengah belanja pengadaan tangki air senilai Rp 85 juta.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris mengatakan, sebagai upaya antisipasi kekeringan di musim kemarau, pihaknya merevitalisasi armada untuk pengiriman air bersih. Pasalnya, salah satu tangki air yang dimiliki BPBD sudah karatan.

“Sehingga, ketika digunakan untuk pengiriman air bersih, airnya berubah menjadi kuning. Maka dari itu ada perawatan tangki itu,” kata Harris, Jumat (6/8/2021).

Dijelaskan Harris, ada 2 mobil tangki air yang dimiliki BPBD. Satu mobil tangki sudah menggunakan tangki berbahan stainless. Sementara yang akan diganti tersebut berbahan besi.

Harris menambahkan, perawatan tangki air ini dimaksudkan agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan air bersih semakin baik.

“Apabila diperlukan ketika kekeringan atau kebutuhan air bersih lain seperti banjir, atau bencana lain. Bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat dan layak digunakan,” pungkasnya.

Diketahui, BPBD Kabupaten Pasuruan telah melakukan asesmen sejumlah wilayah setempat yang rawan kekeringan. Mengacu pada data tahun lalu, terdapat 23 desa di 7 kecamatan yang rentan mengalami kekeringan.

Di Kecamatan Winongan, wilayah yang rentan kekeringan terdapat di Desa Jeladri, Kedungrejo, dan Sumberrejo. Sedangkan di Kecamatan Lumbang, tersebar di Desa Lumbang, Watulumbung, Cukurguling, Karangjati, dan Karangasem.

Di Kecamatan Pasrepan, desa yang rentan kekeringan terdapat di Desa Mangguan, Ngantungan, Sibon, Klakah, Pasrepan, dan Petung. Untuk Kecamatan Lekok, terjadi di Desa Pasinan, Balunganyar, Semedusari, dan Wates.

Sedangkan di Kecamatan Kejayan, ada Desa Kedungpengaron serta Oro-oro Pule. Untuk Kecamatan Grati, satu desa yang rentan kekeringan, yakni Desa Karanglo. Sementara di Kecamatan Gempol, desa yang rentan kekeringan terdapat di Desa Bulusari dan Wonosunyo. (oel/asd)