Warga Bulgaria Tersangka Skimming ATM di Kota Pasuruan Raup Ratusan Juta Dari Aksinya

997
Tersangka skimming yang dibekuk Polres Pasuruan Kota. Foto: Amal Taufik.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dua warga negara Bulgaria ditetapkan sebagai tersangka aksi skimming ATM di Kota Pasuruan. Pelaku meraup ratusan juta dari aksinya ini.

Tersangka bernama Viktor Boychev Dimitrov dan Plamen Petkov Beshirov. Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman mengungkapkan, dua orang ini merupakan otak dari tindakan skimming ini.

Dijelaskan Arman, tersangka tidak hanya melakukan aksinya di Kota Pasuruan. Mereka juga memasang alat skimming di daerah di Jawa Timur mulai Kediri, Madiun, Tulungagung, Blitar, hingga Ngawi.

“Di Kota Pasuruan, alat skimming dipasang di ATM BNI Jalan Sultan Agung,” kata Arman, Selasa (12/10/2021).

Alat tersebut dipasang pada tanggal 26 Juli 2021 sampai tanggal 31 Juli 2021. Alat-alat tersebut antara lain semacam card reader yang dipasang di mulut ATM dan memasang kamera kecil di atas tombol pin.

Alat-alat tersebut akan bekerja untuk membaca informasi kartu ATM nasabah bank sekaligus pin ATM. Setelah itu data tersebut akan terkirim ke server yang dioperasikan rekan Viktor lalu dikembalikan lagi ke Viktor untuk dipindahkan ke blank card yang sudah disiapkan sebelumnya.

Blank card itulah yang kemudian menjadi ATM serupa milik nasabah dan bisa dipakai untuk menarik uang. Berdasar catatan kepolisian, jumlah korban skimming saat ini 29 orang.

“Dengan jumlah uang yang berhasil dicuri melalui alat skimming ini yaitu Rp493 juta,” imbuh Arman.

Arman melanjutkan, kedua pelaku dijerat pasal 30 ayat (1) dan ayat (3) jo pasal 46 ayat (1) dan ayat (3) UU ITE atau pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 8 tahun penjara.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu yang lalu warga Kota Pasuruan dihebohkan dengan aksi skimming. Beberapa warga mengaku saldo rekeningnya raib setelah menarik uang tunai di ATM BNI yang terletak di Jalan Sultan Agung. (tof/ono)

Simak videonya: