Banjir Selutut di Pasuruan hingga Perluasan Stasiun Bangil, Bangunan Ditertibkan | Koran Online 24 Nov

662
Seorang siswi SD berangkat ke sekolah menggunakan perahu karet. Foto: Istimewa

Beragam peristiwa kami sajikan pada 23 November melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (24/11/2021). Mulai Banjir Selutut di Pasuruan hingga Perluasan Stasiun Bangil, Bangunan Ditertibkan:

  1.   Banjir Selutut Genangi Dua Desa di Kabupaten Pasuruan

Rejoso (WartaBromo.com) – Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Pasuruan dalam beberapa hari terakhir. Dua desa dilaporkan tergenang banjir.

Informasi yang dihimpun WartaBromo, dua desa tersebut yakni di Dusun Kebruan, Desa Kedawung Kulon, Kecamatan Grati dan Dusun Toyaning Kidul, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso. Dua titik tersebut tergenang banjir sejak semalam, Selasa (23/11/2021). Simak Selengkapnya.

  1.     Komplotan Pencuri Kabel Telkom Kepergok Polisi Saat Beraksi di Gondangwetan

Gondangwetan (WartaBromo.com) – Polisi meringkus komplotan pencuri kabel telkom di Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan. Mereka ditangkap saat beraksi.

“Mereka beraksi pada dini hari di Desa Tenggilisrejo,” ujar Kanit Reskrim Polsek Keboncandi, Aipda Syahru, Selasa (23/11/2021). Simak Selengkapnya.

  1.   Perluasan Stasiun Bangil, 15 Bangunan Ditertibkan

Bangil (WartaBromo.com) – PT KAI Daop 8 melakukan pembongkaran terhadap belasan bangunan di sekitar stasiun. Pembongkaran ini dilakukan untuk perluasan stasiun.

Manajer Humas PT KAI Daop 8, Luqman Arif mengatakan, ada 15 bangunan di sekitar stasiun yang ditertibkan pada Selasa (23/11/2021) pagi. Simak Selengkapnya.

  1.     Tertimpa Longsor, 2 Rumah di Bromo Rusak

Sukapura (WartaBromo) – Dua rumah di Desa Sariwani, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo rusak parah. Hal ini terjadi pasca hujan lebat melanda lereng Gunung Bromo pada Selasa, 23 November 2021.

Longsor itu menimpa rumah Tinaryo dan Marsui di Dusun Kertowani. “Betul, ada dua rumah yang rusak akibat longsor siang ini. Sebelum itu memang hujan lebat mengguyur,” tutur Bendahara Desa Sariwani, Fitra melalui sambungan selulernya. Simak Selengkapnya.

  1.   7 Remaja Pembuat Konten Tawuran di Makam Cina Dikembalikan ke Ortu

Pasuruan (WartaBromo.com)– Tujuh remaja pembuat konten tawuran di makam Cina meminta maaf karena perbuatannya menimbulkan kegaduhan.

Sempat diamankan, akhirnya polisi mengembalikan 7 pelaku adegan video tawuran demi konten tersebut kepada orang tuanya. Simak Selengkapnya.