BPJS Ketenagakerjaan Turut Berpartisipasi dalam Mudik Gratis Pemprov Jatim

32

Pasuruan (WartaBromo.com) – BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) turut berpartisipasi dalam program mudik bareng gratis yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan Jawa Timur (Dishub Jatim).

Dari 96 bus yang diberangkatkan pada Minggu (7/4/2024) pagi, 3 bus diantaranya atas partisipasi BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menjamin perlindungan jaminan sosial seluruh sopir beserta awak bus. Sebelum keberangkatan para pemudik bareng ini dilepas di depan Kantor Dishub Jatim. Terlebih dulu dilakukan penyerahan simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono kepada perwakilan awak bus.

Adhy Karyono mengatakan, mudik bareng gratis ini merupakan agenda tahunan yang rutin digelar dengan tujuan untuk mencegah peningkatan kecelakaan lalu lintas selama masa mudik lebaran.

Tidak hanya menekan angka kecelakaan, program mudik gratis ini juga menjadi strategi mengurai titik kemacetan. Sebab, para pemudik yang biasanya memakai kendaraan pribadi, kini beralih ke transportasi gratis yang disediakan Dishub Jatim.

Disebutkan, kali ini total ada 3.840 peserta mudik gratis dengan tujuan 17 kabupaten/kota se-Jatim, yakni Banyuwangi lewat Jember, Banyuwangi lewat Situbondo, Blitar lewat Malang, Blitar lewat Pare Kediri, Nganjuk dan tujuan Trenggalek, Tulungagung, Magetan, Madiun, Ngawi, Ponorogo, Pacitan, Jember, Tuban, Sumenep, Bojonegoro, serta Bondowoso.

Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jawa Timur Hadi Purnomo mengatakan, peran BPJS Ketenagakerjaan dalam mudik bareng gratis yang diselenggarakan Pemprov Jatim ini tak lain sebagai bentuk sinergitas antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemprov Jatim yang sudah terjalin selama ini.

“Selama ini kami (BPJS Ketenagakerjaan dan Pemprov Jatim) telah bekerjasama untuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan masyarakat pekerja Jawa Timur. Dan kali ini kami bekerjasama untuk mensukseskan program mudik bareng gratis ini,” ujarnya.

Dijelaskannya, bentuk support BPJS Ketenagakerjaan dalam mensukseskan mudik gratis bersama Pemprov Jatim ini diantaranya memberi perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terhadap seluruh awak bus yang terdiri dari sopir, kernet, dan kondektur.

“Perlindungan ini untuk jaga-jaga, kalau terjadi resiko mereka juga dapat jaminan sosial dari negara,” ucap Hadi.

Dia berharap ke depan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan juga untuk seluruh peserta mudik bareng, karena menurutnya mereka adalah para pekerja, baik sektor penerima upah (PU) maupun bukan penerima upah (BPU).

Di tempat yang sama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pasuruan, Trioki Susanto mengatakan,
“Harapan kami, pertama dalam mudik bareng ini mereka merasa nyaman, tidak ada rasa ketakutan kalau terjadi resiko. Kedua, mudah-mudahan perlindungan ini tidak hanya sampai di sini, tapi juga berlanjut pada yang lain, pada teman-teman dan sanak saudara, serta rekan-rekan mereka yang bekerja di moda transportasi laut dan udara agar juga bisa tercover BPJS Ketenagakerjaan. (day/**)