Laga Kades Mendalan Cup 2026 Ricuh, Babak 8 Besar dan Semifinal Ditunda

27

Winongan (WartaBromo.com) – Pertandingan babak delapan besar Turnamen Sepak Bola Kades Mendalan Cup 2026 antara Pasirpanjang FC melawan Arum FC berakhir ricuh hingga laga terpaksa dihentikan, Selasa (16/6/2026) sore. Insiden tersebut membuat panitia menunda sementara seluruh pertandingan babak delapan besar dan semifinal turnamen.

Laga yang digelar di Lapangan Gelora PSMS Mendalan, Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, sejatinya berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim saling menyerang, namun gagal mencetak gol hingga babak pertama berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Memasuki babak kedua, pertandingan masih berjalan kondusif. Namun situasi berubah sekitar menit ke-15 ketika terjadi keputusan kontroversial dari wasit yang memicu protes para pemain Pasirpanjang FC.

Saat itu, pemain Pasirpanjang FC menilai bola telah keluar lapangan. Namun wasit tetap menyatakan bola masih hidup dan permainan dilanjutkan. Keputusan tersebut langsung memancing reaksi keras dari para pemain yang merasa dirugikan.

Ketegangan di dalam lapangan kemudian merembet ke tribun penonton. Di tengah protes yang berlangsung, sejumlah pendukung Pasirpanjang FC masuk ke lapangan dan terlibat bentrokan dengan suporter Arum FC.

Situasi yang semakin memanas membuat pertandingan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan. Demi menjaga keamanan, wasit akhirnya memutuskan menghentikan laga saat kedudukan masih imbang 0-0.

Petugas keamanan bersama panitia kemudian bergerak cepat meredam kericuhan. Setelah sempat memanas, para pendukung kedua tim berangsur meninggalkan lokasi hingga kondisi kembali terkendali.

Kapolsek Winongan AKP Nanang Abidin memastikan situasi telah kondusif pasca-insiden tersebut. Ia juga menegaskan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kericuhan yang terjadi.

“Ada sedikit insiden, alhamdulillah kondusif. Tidak ada korban luka,” ujar Nanang, Rabu (17/6/2026).

Sementara itu, Kepala Desa Mendalan, Suheri, mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Polres Pasuruan untuk menentukan langkah selanjutnya terkait kelanjutan turnamen.

“Kami masih berkoordinasi dengan Polres Pasuruan,” kata Suheri.

Hingga saat ini, panitia belum menetapkan jadwal baru untuk pertandingan yang tertunda. Keputusan mengenai kelanjutan babak delapan besar dan semifinal akan diumumkan setelah proses koordinasi dan evaluasi bersama pihak terkait selesai dilakukan. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.