Probolinggo (WartaBromo.com) – Misteri penemuan mayat laki-laki tanpa identitas di lahan kosong kawasan Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, mulai terungkap. Korban dipastikan bernama Samsul Arifin (35), warga Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Identitas korban dipastikan setelah Satreskrim Polres Probolinggo Kota mencocokkan hasil identifikasi sidik jari dengan laporan orang hilang yang diterima Polsek Grati, Polres Pasuruan.
Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Didik Hariyono, mengatakan proses identifikasi telah selesai dilakukan dan memastikan bahwa korban merupakan warga Kecamatan Grati yang dilaporkan hilang beberapa jam sebelum jasadnya ditemukan.
“Identitas jenazah yang ditemukan di lahan kosong Kelurahan Pilang telah dipastikan atas nama Samsul Arifin, warga Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, yang sebelumnya dilaporkan hilang,” kata Didik, Minggu (5/7/2026).
Berdasarkan data kepolisian, laporan kehilangan diajukan kakak korban, Abdul Rochman (46), ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Grati pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Dalam laporannya, keluarga menyebut Samsul tidak pulang sejak Jumat (3/7/2026) siang dan tidak lagi dapat dihubungi.
Abdul mengatakan, sebelum menghilang adiknya berpamitan kepada keluarga untuk pergi ke Malang membeli stok ember dan bak plastik. Saat itu, Samsul berangkat bersama seorang pria yang baru dikenalnya sekitar dua hari.
“Dia pamit mau kulakan ke Malang. Katanya berangkat sama teman laki-laki yang baru dikenalnya sekitar dua hari. Setelah itu kami sudah tidak bisa menghubunginya,” ujar Abdul.
Menurut Abdul, Samsul sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah toko emas di kawasan Pasar Triwung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Saat meninggalkan rumah, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat serta membawa tas dan telepon seluler.
Namun, ketika jasadnya ditemukan di area persawahan Jalan Pantai Permata, sepeda motor, tas, maupun telepon seluler milik korban sudah tidak berada di lokasi.
“Kendaraan, tas, dan handphone miliknya juga tidak ada. Kami berharap semuanya bisa segera terungkap,” katanya.
Di waktu yang hampir bersamaan dengan laporan orang hilang tersebut, warga Kelurahan Pilang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di lahan kosong kawasan persawahan Jalan Pantai Permata.
Saat ditemukan, korban tidak membawa identitas sehingga polisi sempat kesulitan memastikan jati dirinya.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk menjalani proses identifikasi dan pemeriksaan medis.
Didik mengatakan, hasil pemeriksaan awal menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, termasuk luka serius di bagian leher. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi.
“Dari pemeriksaan sementara ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah akan diautopsi oleh Biddokkes Polda Jawa Timur,” ujarnya.
Saat ini penyidik memusatkan penyelidikan pada aktivitas terakhir korban sebelum menghilang, termasuk menelusuri identitas pria yang bepergian bersamanya. Polisi juga masih mencari keberadaan sepeda motor, telepon seluler, serta barang-barang milik korban yang belum ditemukan.
Selain memeriksa sejumlah saksi, Satreskrim Polres Probolinggo Kota terus mengumpulkan alat bukti guna mengungkap pelaku dan motif di balik kematian Samsul Arifin. (lai/saw)





















