Daftar Bank Penerbit Kartu Kredit Indonesia Tahap Awal

33

Jakarta (WartaBromo.com) – Bagi Bolo Warmo yang ingin memiliki Kartu Kredit Indonesia (KKI) kini dapat mengajukannya melalui sejumlah bank yang menjadi penerbit tahap awal. Bank Indonesia (BI) menyebut terdapat sejumlah Penyelenggara Jasa Pembayaran (PJP) yang terlibat dalam implementasi KKI segmen ritel.

KKI segmen ritel resmi diluncurkan BI bersama Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) pada 17 Agustus 2026. Pada tahap awal, KKI hadir dalam bentuk kartu digital dan dapat digunakan sebagai sumber dana untuk transaksi melalui ekosistem QRIS.

Masyarakat umum dapat mengajukan KKI melalui bank atau PJP penerbit yang telah ditunjuk. Berikut daftar bank yang masuk dalam tahap awal penerbitan KKI:

1. Bank BCA: Bank Central Asia (BCA) menjadi salah satu bank penerbit KKI pada tahap awal. Masyarakat dapat mengajukan fasilitas KKI melalui layanan yang disediakan BCA sesuai dengan ketentuan dan persyaratan penerbit.

2. Bank Mandiri: Bank Mandiri juga masuk dalam daftar bank penerbit KKI tahap awal. Kehadiran KKI memberikan alternatif fasilitas pembayaran berbasis kredit yang terintegrasi dengan ekosistem pembayaran domestik.

3. BNI: Bank Negara Indonesia (BNI) turut menjadi penerbit KKI. Masyarakat yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan KKI melalui layanan BNI.

4. BRI: Bank Rakyat Indonesia (BRI) juga menjadi salah satu bank penerbit KKI tahap awal. KKI dapat digunakan sebagai sumber dana transaksi melalui ekosistem QRIS sesuai fitur yang tersedia.

5. CIMB Niaga: CIMB Niaga termasuk dalam jajaran bank yang menyediakan KKI pada tahap awal peluncuran. Nasabah dapat mengikuti mekanisme pengajuan yang ditetapkan oleh bank.

6. Permata Bank: Permata Bank juga menjadi salah satu penerbit KKI. Kehadiran bank ini memperluas pilihan masyarakat yang ingin memperoleh fasilitas KKI dari penerbit yang tersedia.

7. Bank Mega: Bank Mega masuk dalam daftar penerbit KKI tahap awal bersama sejumlah bank besar lainnya.

8. BSI: Bank Syariah Indonesia (BSI) juga terlibat dalam pengembangan KKI, khususnya untuk layanan berbasis syariah. Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan layanan pembiayaan sesuai prinsip syariah memiliki pilihan melalui produk yang dikembangkan BSI.

Pada tahap awal implementasinya, KKI diterbitkan dalam bentuk kartu digital. Kartu tersebut dapat digunakan sebagai sumber dana transaksi melalui ekosistem QRIS, termasuk QRIS Merchant Presented Mode (MPM), QRIS Customer Presented Mode (CPM), dan QRIS Tap.

Pengembangan KKI akan dilakukan secara bertahap. Ke depan, penggunaannya akan diperluas untuk transaksi daring melalui online payment serta kartu fisik untuk mendukung transaksi luring.

Masyarakat yang berminat perlu mengajukan KKI langsung melalui bank atau PJP penerbit. Persyaratan dan mekanisme pengajuan mengikuti ketentuan masing-masing penerbit.

Kehadiran KKI menjadi bagian dari upaya BI memperkuat sistem pembayaran domestik sekaligus menyediakan alternatif fasilitas kredit bagi masyarakat dan korporasi. (Jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.