Angka Pengangguran Tinggi, Ini Program yang Disiapkan Pemkab Pasuruan untuk Mengatasinya

23

Bangil (WartaBromo.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan diketahui tengah menyiapkan sejumlah program untuk menekan angka pengangguran yang masih tergolong tinggi. Program tersebut rencananya dilaksanakan pada semester kedua APBD 2026.

Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori menyampaikan, sejumlah program yang disiapkan diantaranya penyelenggaraan job fair dan one day recruitment, pelatihan berbasis kompetensi serta pelatihan kewirausahaan.

Program tersebut disampaikan Shobih dalam sidang paripurna DPRD Kabupaten Pasuruan. Menurutnya, upaya pengentasan kemiskinan tidak dapat dipisahkan dari penanganan persoalan pengangguran.

Karena itu, Pemkab Pasuruan akan mendorong peningkatan keterampilan masyarakat sekaligus memperluas akses terhadap dunia kerja.

“Pengentasan kemiskinan dan penanggulangan pengangguran dilakukan melalui pelatihan berbasis kompetensi dan wirausaha, penyelenggaraan job fair dan one day recruitment, serta kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga pendidikan dan dunia usaha, mengingat penurunan angka pengangguran turut berkontribusi pada penurunan angka kemiskinan,” kata Shobih.

Selain membuka akses terhadap lapangan pekerjaan, pelatihan berbasis kompetensi dan kewirausahaan juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat agar dapat terserap di pasar kerja maupun menciptakan lapangan usaha secara mandiri.

Namun, di tengah rencana tersebut, anggaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk bidang ketenagakerjaan pada semester kedua APBD 2026 justru mengalami penurunan.

Anggaran sektor ketenagakerjaan tercatat berkurang sekitar Rp1,260 miliar. Dari sebelumnya sebesar Rp20,951 miliar, anggaran tersebut menjadi Rp19,690 miliar.

Penurunan anggaran tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah untuk memastikan berbagai program penanganan pengangguran tetap berjalan secara efektif.

Terlebih, persoalan pengangguran di Kabupaten Pasuruan masih membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada awal 2026, jumlah pengangguran di Kabupaten Pasuruan pada 2025 tercatat mencapai 41.410 orang.

Angka tersebut terbilang cukup besar mengingat Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah dengan kawasan industri yang cukup besar di Jawa Timur.

Kondisi itu menunjukkan bahwa keberadaan lapangan pekerjaan belum sepenuhnya mampu menyerap seluruh angkatan kerja yang tersedia.

Karena itu, pelaksanaan program seperti job fair, one day recruitment, pelatihan berbasis kompetensi, dan kewirausahaan dinilai perlu diarahkan secara tepat sasaran agar mampu menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan dunia usaha.

Di sisi lain, penurunan anggaran ketenagakerjaan membuat pemerintah daerah perlu memastikan setiap program yang dijalankan memiliki dampak nyata terhadap peningkatan keterampilan, penyerapan tenaga kerja, dan penciptaan lapangan usaha baru. (Fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.