Lebaran 2026, Ini Titik Rawan Macet hingga Banjir di Kota Pasuruan–Nguling

9

Pasuruan (WartaBromo.com) – Menjelang arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, sejumlah titik di wilayah Kota Pasuruan hingga Kecamatan Nguling dipetakan sebagai daerah rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, hingga banjir. Pemetaan ini menjadi perhatian dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Untuk potensi kemacetan, simpang empat Kebonagung, Purworejo diprediksi menjadi salah satu titik krusial karena tingginya volume kendaraan, terutama saat puncak arus mudik dan malam takbir. Sementara itu, titik rawan kecelakaan lalu lintas berada di Jalan Embong Miring, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling.

Selain itu, sejumlah ruas jalan juga berpotensi terdampak banjir, di antaranya Jalan Raya Pantura Tambakrejo, Jalan Raya Rejoso depan CJI, serta Jalan Raya Ir. Juanda wilayah Bugul Kidul. Kondisi ini dipicu oleh luapan sungai saat curah hujan tinggi.

Tak hanya itu, beberapa wilayah juga masuk dalam kategori rawan banjir akibat luapan sungai. Di wilayah Kraton dan Gadingrejo, banjir dipicu luapan Sungai Welang yang berdampak pada Desa Tambakrejo dan Karangasem. Wilayah Bugul Kidul terdampak luapan Sungai Petung, sementara Kecamatan Nguling dipengaruhi Sungai Lawean. Di wilayah Rejoso dan Grati, luapan Sungai Rejoso dan Sungai Werti juga berpotensi merendam permukiman warga.

Untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan tersebut, aparat gabungan menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan, di antaranya Pos Pam Rest Area Tol 792-A, Pos Terpadu Alun-Alun Kota Pasuruan, Pos Yan Alun-Alun, serta Pospam Ngopak di simpang tiga Pasak Ngopak–Rejoso.

Selain itu, sejumlah titik keramaian saat malam takbir juga menjadi fokus pengamanan, seperti Taman Ria Suropati, GOR Untung Suropati, Stadion Untung Suropati, Pelabuhan Kota Pasuruan, Alun-Alun, hingga Taman Harmoni.

Sebanyak 344 personel gabungan diterjunkan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026. Mereka terdiri dari unsur kepolisian, TNI, tenaga kesehatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, BPBD, hingga relawan.

Plt Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaedi, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan secara menyeluruh guna memastikan keamanan dan kelancaran selama periode Lebaran.

“Kami sudah memetakan titik-titik rawan, baik kemacetan, kecelakaan lalu lintas, maupun banjir. Personel juga telah kami siagakan di pos-pos pengamanan dan pelayanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, serta selalu memperhatikan kondisi cuaca, khususnya di wilayah yang rawan banjir.

Berdasarkan analisis dan evaluasi, angka kriminalitas di wilayah ini mengalami penurunan dari 15 kasus pada 2024 menjadi 4 kasus di 2025. Sementara itu, jumlah kecelakaan lalu lintas juga turun dari 9 kejadian menjadi 6 kejadian, meski jumlah korban luka ringan mengalami peningkatan.

Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah disiapkan, diharapkan perayaan Lebaran 2026 di wilayah Kota Pasuruan dan sekitarnya dapat berjalan aman, lancar, dan kondusif. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.