Pasuruan (WartaBromo.com) – BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan menggelar sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi sektor jasa konstruksi, Kamis (7/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Mpu Sindok itu diikuti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pasuruan.
Sosialisasi ini digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan perlindungan bagi pekerja sektor jasa konstruksi. Sektor ini dinilai memiliki tingkat risiko kerja yang cukup tinggi sehingga membutuhkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara optimal.
Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan pemahaman serta peran aktif OPD dalam mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada setiap proyek konstruksi, baik pemerintah maupun swasta.
Dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad turut menyampaikan materi terkait implementasi BPJS Ketenagakerjaan dalam proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Materi tersebut menyoroti pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai bagian dari pemenuhan administrasi dan perlindungan tenaga kerja dalam pelaksanaan proyek pemerintah.
Dalam pemaparannya, BPJS Ketenagakerjaan juga menjelaskan sejumlah program perlindungan yang dapat diakses pekerja jasa konstruksi. Di antaranya Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), termasuk mekanisme kepesertaan bagi pekerja formal, informal hingga pekerja harian lepas.
Adapun sasaran program ini meliputi seluruh tenaga kerja sektor jasa konstruksi di wilayah Kabupaten Pasuruan dan Pandaan, termasuk penyedia jasa konstruksi, kontraktor, hingga pekerja proyek yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Antusiasme peserta terlihat dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah OPD menyoroti implementasi program di tingkat perangkat daerah hingga integrasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dalam proses pengadaan dan pelaksanaan proyek pemerintah.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pandaan, Ravika Imania Rasyid mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh pekerja jasa konstruksi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh pekerja di sektor jasa konstruksi, khususnya di wilayah Pandaan dan Kabupaten Pasuruan, mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan secara menyeluruh. Sinergi dengan pemerintah daerah dan OPD menjadi kunci dalam mendorong kepatuhan serta peningkatan kepesertaan,” ujarnya.
Ia menambahkan, setiap proyek konstruksi diharapkan dapat mengikutsertakan seluruh tenaga kerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berharap setiap proyek konstruksi, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta, dapat mengikutsertakan seluruh tenaga kerjanya dalam program BPJS Ketenagakerjaan sejak dimulai pelaksanaan pekerjaan. Hal ini penting untuk memberikan rasa aman kepada pekerja serta mendukung keberlangsungan pembangunan yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap terjadi peningkatan kepesertaan secara signifikan di sektor jasa konstruksi. Seluruh pemangku kepentingan juga diharapkan dapat berperan aktif memastikan perlindungan tenaga kerja guna meminimalisir risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun risiko lainnya.
Sekadar informasi, kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Syaifudin Ahmad, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pasuruan Sulistijo Wirjawan, serta Kepala Kantor Cabang Pandaan Ravika Imania Rasyid. (jun/**)





















