Bupati Pasuruan Akui Penertiban Pengemis Sering ‘Kucing-kucingan’ karena Minim Personil

18

Bangil (WartaBromo.com) – Aktivitas masyarakat yang meminta-minta di sejumlah titik strategis dan persimpangan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pasuruan masih marak terjadi. Selain membahayakan keselamatan pengguna jalan dan pelaku aksi itu sendiri, fenomena ini dinilai menjadi cerminan masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan di daerah tersebut.

Berdasarkan pantauan di lapangan, salah satu titik yang paling sering dijumpai aktivitas ini adalah di persimpangan Bypass Taman Dayu, Kecamatan Pandaan. Setiap hari, tampak warga berdiri di jalanan mengharapkan empati dan uluran tangan dari para pengendara. Mirisnya, kegiatan ini seolah telah menjadi kebiasaan karena hampir tidak pernah tersentuh pengawasan maupun penertiban dari aparat penegak Peraturan Daerah (Perda).

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Pasuruan, M. Rusdi Sutejo, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan sebenarnya sudah memiliki payung hukum yang jelas untuk menangani masalah sosial ini melalui Peraturan Daerah tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Perda Trantibum).

Meski demikian, Rusdi mengakui adanya kendala besar di lapangan. Keterbatasan jumlah personil penegak perda, khususnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), menjadi tantangan utama mengapa penertiban tidak bisa dilakukan secara maksimal di seluruh wilayah kabupaten.

“Jumlah Satpol PP kita satu kabupaten saja cuma 200 orang. Sehingga kita kadang penertiban itu kucing-kucingan. Ketika ada Satpol PP itu tidak ada orang yang minta-minta. Tapi ketika sudah ditinggal, ada lagi,” ujar M. Rusdi Sutejo saat dimintai keterangan.

Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Pasuruan yang tidak sebanding dengan jumlah aparat penegak Perda, Bupati mengimbau agar penanganan masalah sosial ini tidak hanya dibebankan kepada pemerintah.

Ia berharap adanya sinergi dan perhatian dari seluruh lapisan masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban, salah satunya dengan aktif melaporkan titik-titik maraknya aktivitas meminta-minta kepada pihak berwenang.

“Nah, ini yang memang butuh perhatian semua pihak dan perhatian juga laporan mungkin dari masyarakat ke Satpol PP untuk terkait penertiban tersebut,” pungkasnya. (fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.