Resahkan Warga hingga Wisatawan, Ular Piton 3 Meter di Jalur Wisata Bromo Gondang Wetan Ditangkap Damkar

19

Gondangwetan (WartaBromo.com) – Seekor ular piton sepanjang kurang lebih 3 meter yang berkeliaran di jalur wisata menuju Bromo, tepatnya di Dusun Terate, Desa Karangsentul, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, akhirnya berhasil dievakuasi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pasuruan, Jumat (22/5/2026) malam.

Kemunculan ular berukuran besar itu sempat membuat resah warga sekitar hingga para pengguna jalan yang melintas di jalur wisata tersebut. Informasi yang dihimpun menyebutkan, ular piton itu beberapa hari terakhir kerap muncul di sekitar selokan dan area pinggir jalan.

Laporan keberadaan ular diterima petugas Damkar sekitar pukul 21.53 WIB. Tak lama berselang, petugas damkar Kabupaten Pasuruan langsung bergerak menuju lokasi.

Kabid Damkar Kabupaten Pasuruan, Bambang, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup lama karena ular sempat bersembunyi di dalam pipa saluran air di tepi jalan.

“Petugas cukup kesulitan karena ular masuk ke dalam saluran air dan berpindah-pindah. Evakuasi berlangsung hingga tengah malam sebelum akhirnya berhasil diamankan,” ujar Bambang saat dikonfirmasi.

Menurutnya, keberadaan ular tersebut memang meresahkan masyarakat dan pengguna jalan, terlebih lokasi penemuan berada di jalur wisata yang cukup ramai dilintasi kendaraan menuju kawasan Bromo.

“Beberapa hari ini warga sudah melaporkan sering melihat ular muncul di sekitar jalur itu. Karena ukurannya besar, tentu membuat takut masyarakat maupun wisatawan yang melintas,” tambahnya.

Proses pencarian ular berlangsung mulai sekitar pukul 22.30 WIB hingga akhirnya berhasil dievakuasi menjelang dini hari. Setelah dipastikan aman, petugas kembali ke markas pada pukul 00.30 WIB.

Salah seorang pengguna jalan, Fauzan, mengaku sempat khawatir saat melintas di lokasi karena informasi kemunculan ular sudah ramai dibicarakan warga.

“Saya sendiri jadi waswas kalau lewat malam karena jalur itu memang gelap di beberapa titik. Tapi alhamdulillah sudah berhasil di evakuasi,” ungkap Fauzan.

Damkar Kabupaten Pasuruan juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan hewan liar berbahaya di sekitar permukiman maupun jalur umum. Warga diminta tidak melakukan evakuasi sendiri apabila kondisi dianggap membahayakan. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.