Kampung Gila Bola di Pasuruan Sambut Piala Dunia 2026, Ratusan Bendera Negara Peserta Berkibar

42

Pasuruan (WartaBromo.com) – Demam Piala Dunia 2026 tak hanya terasa di negara-negara peserta maupun tiga tuan rumah, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Di Kabupaten Pasuruan, ratusan warga menyambut pesta sepak bola terbesar di dunia itu dengan cara yang unik.

Ratusan bendera negara peserta Piala Dunia 2026 kini berkibar di sepanjang jalan Desa Gerongan, Kecamatan Kraton. Pemandangan tersebut menjadi ciri khas kampung yang selama ini dikenal sebagai Kampung Gibol atau singkatan dari Gila Bola.

Tradisi ini bukan hal baru bagi warga setempat. Sejak era 1990-an, masyarakat Desa Gerongan selalu menghias kampung mereka dengan bendera negara-negara peserta setiap kali Piala Dunia digelar.

Mulai dari pintu masuk desa hingga gang-gang perkampungan dipenuhi warna-warni bendera yang menciptakan suasana layaknya berada di tengah perhelatan sepak bola dunia.

Bendera-bendera berukuran jumbo itu dipasang menggunakan tiang bambu setinggi 10 hingga 15 meter. Deretannya membentang di sepanjang jalan desa dan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga maupun pengunjung yang melintas.

Dari ratusan bendera yang terpasang, Brasil, Argentina, Portugal, Jerman, Prancis, dan Inggris menjadi yang paling mendominasi. Negara-negara tersebut merupakan tim favorit sebagian besar warga Desa Gerongan.

Menariknya, seluruh bendera dibeli menggunakan dana pribadi warga tanpa bantuan sponsor. Untuk satu bendera berukuran besar, warga rela mengeluarkan biaya antara Rp300 ribu hingga Rp500 ribu.

Samian (35), salah satu pecinta sepak bola di Desa Gerongan, mengatakan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola sudah menjadi tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi.

“Kalau sudah Piala Dunia, warga di sini pasti antusias. Tanpa disuruh pun mereka gotong royong memasang bendera negara favorit masing-masing,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Tak hanya memasang bendera, warga Kampung Gibol juga rutin menggelar nonton bareng setiap kali tim favorit mereka bertanding. Kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi yang selalu dinantikan oleh warga dari berbagai usia.

“Antusias warga seperti ini sudah berlangsung lama. Semoga suatu saat Indonesia juga bisa tampil di Piala Dunia,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Gerongan, Kashani, menyebut antusiasme sepak bola hampir merata di seluruh wilayah desa.

“Desa ini ada lima dusun dan semuanya gila bola. Yang paling ramai biasanya Dusun Karangpanas,” katanya.

Menurut Kashani, bendera-bendera tersebut akan terus berkibar hingga Piala Dunia berakhir. Namun, saat memasuki babak delapan besar, bendera negara yang telah tersingkir akan diturunkan secara bertahap oleh para pendukungnya.

“Biasanya semakin mendekati babak akhir, antusiasme warga semakin tinggi. Bahkan jumlah bendera yang dipasang juga bisa bertambah,” pungkasnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.