Aminuddin Rombak 88 Pejabat Pemkot Probolinggo, Kursi Kadis PUPR hingga Dikbud Berganti

26

Probolinggo (WartaBromo.com) — Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin memulai langkah besar penataan birokrasi dengan merotasi, memutasi, dan mempromosikan 88 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, Senin (8/6/2026) malam.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan organisasi untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pelantikan yang berlangsung di Puri Manggala Bhakti tersebut menjadi momentum penyegaran struktur pemerintahan setelah sejumlah posisi strategis mengalami perubahan.

Beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) berganti jabatan, sementara sejumlah pejabat administrator memperoleh promosi ke posisi yang lebih tinggi.

Salah satu pergeseran penting terjadi di sektor pendidikan. Setiorini Sayekti yang sebelumnya memimpin Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) kini dipercaya menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Jabatan yang ditinggalkannya diisi oleh Ghofur Effendi, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Promosi juga diberikan kepada Agus Dwiwantoro yang sebelumnya menjabat Camat Mayangan. Ia kini dipercaya memimpin Dinas Lingkungan Hidup.

Sementara itu, Lucia Aries Yulyanti resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian setelah sebelumnya menjabat pelaksana tugas. Status definitif juga diberikan kepada Pudi Adji Tjahjo Wahono sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Pada saat yang sama, Siti Romlah bergeser dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ke Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sedangkan Madihah yang sebelumnya memimpin dinas tersebut kini dipercaya menjadi Sekretaris DPRD Kota Probolinggo.

Perubahan lainnya mencakup penunjukan Agus Effendi sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, Retno Wandansari sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja, Retno Fajar Winarti sebagai Asisten Administrasi Umum, serta Slamet Suwantoro sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Dalam sambutannya, Aminuddin menegaskan bahwa mutasi bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan bagian dari strategi memperkuat tata kelola pemerintahan agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, seluruh proses penempatan pejabat dilakukan melalui evaluasi yang mempertimbangkan kompetensi, integritas, pengalaman, dan potensi ASN.

“Setiap jabatan harus diisi oleh orang yang tepat agar organisasi dapat bergerak lebih efektif dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks,” kata Aminuddin.

Ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak terlena dengan jabatan yang diperoleh. Menurutnya, jabatan merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata dan inovasi.

Karena itu, para pejabat diminta segera melakukan konsolidasi internal, membangun kolaborasi antarlembaga, serta mempercepat pelaksanaan program prioritas daerah.

“Jangan menjadi bagian dari masalah. Jadilah pemimpin yang mampu menghadirkan solusi bagi organisasi dan masyarakat,” ujarnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari, Sekretaris Daerah Budiono Wirawan, jajaran staf ahli, asisten daerah, kepala perangkat daerah, dan keluarga pejabat yang dilantik.

Melalui penyegaran birokrasi ini, Pemerintah Kota Probolinggo berharap tercipta pemerintahan yang lebih profesional, responsif, dan mampu mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.