Yogyakarta (WartaBromo.com) – Kesuksesan Pasuruan United mengamankan tiket promosi ke Liga 3 tak hanya menjadi panggung bagi pelatih kepala Bio Paulin. Di balik pencapaian bersejarah Laskar Santri Mbeling, ada sentuhan dingin Direktur Teknik Kas Hartadi yang kembali membuktikan kualitasnya sebagai salah satu pelatih paling berpengalaman di sepak bola Indonesia.
Musim 2025/2026 menjadi musim yang luar biasa bagi pelatih berusia 55 tahun tersebut. Dalam satu musim kompetisi, Kas Hartadi sukses mencatatkan pencapaian langka dengan membawa dua klub naik kasta dan menyelamatkan satu klub lain dari ancaman degradasi.
Perjalanan Kas Hartadi dimulai bersama PSMS Medan di ajang Pegadaian Championship 2025/2026. Meski hasil yang diraih belum memenuhi ekspektasi manajemen, ia kemudian dipercaya mengemban tugas sebagai Direktur Teknik PSMS.
Tak butuh waktu lama untuk kembali mendapat tantangan baru. Kas Hartadi kemudian menerima pinangan RANS FC yang tengah berjuang di Liga Nusantara.
Dengan waktu persiapan yang hanya tiga hari, ia mampu mengubah performa tim secara drastis hingga menyapu bersih seluruh pertandingan dan mengantarkan RANS FC menjadi juara usai mengalahkan Dejan FC di partai final. Hasil itu sekaligus memastikan RANS FC promosi ke kasta kedua.
Setelah menuntaskan misinya bersama RANS FC, Kas Hartadi kembali ke PSMS untuk menangani tim kelompok usia U-19.
Pada pertengahan April 2026, ia kembali dipercaya menangani PSIS Semarang yang saat itu berada di bawah tekanan zona degradasi. Berkat pengalamannya, PSIS berhasil bertahan di kompetisi tertinggi dan lolos dari ancaman turun kasta.
Belum selesai sampai di situ, Kas Hartadi kembali menerima tantangan baru. Ia ditunjuk sebagai Direktur Teknik Pasuruan United saat klub berjuluk Laskar Santri Mbeling menjalani putaran nasional Liga 4 Piala Presiden.
Bersama Bio Paulin dan jajaran tim pelatih, Kas Hartadi ikut merancang strategi yang membawa Pasuruan United tampil konsisten hingga akhirnya memastikan promosi ke Liga 3.
Kepastian itu diraih setelah Pasuruan United mengalahkan Persigar Garut 1-0 pada laga kedua babak delapan besar di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Kamis (2/7/2026).
Gol tunggal Rosihan pada menit ke-13 menjadi penentu kemenangan sekaligus mengunci tiket promosi. Meski masih menyisakan satu pertandingan melawan Pesik Kuningan, Pasuruan United dipastikan tidak lagi bisa digeser dari posisi promosi karena unggul head to head atas Persigar Garut.
Presiden Klub Pasuruan United, Bayu Aji, mengapresiasi kontribusi besar Kas Hartadi dalam perjalanan tim musim ini. Menurutnya, pencapaian sang direktur teknik merupakan bukti kapasitasnya sebagai pelatih sarat pengalaman.
“Coach Kas Hartadi dalam satu musim berhasil membawa dua tim naik kasta dan satu tim lolos dari degradasi,” ujar Bayu Aji.
Meski target utama promosi telah tercapai, Pasuruan United belum ingin berhenti. Bayu menegaskan fokus tim kini tertuju pada laga terakhir babak delapan besar menghadapi Pesik Kuningan.
“Fokus kami sekarang menghadapi Pesik Kuningan. Target berikutnya adalah lolos ke semifinal,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih kepala Bio Paulin menyebut keberhasilan Pasuruan United merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen tim. Ia mengaku bersyukur mampu mengantarkan klub asal Pasuruan tersebut menorehkan sejarah dengan promosi ke Liga 3.
Kini, setelah memastikan tiket promosi, Pasuruan United berpeluang melengkapi musim bersejarah dengan menembus semifinal bahkan partai final. Jika itu terwujud, musim debut Kas Hartadi bersama Laskar Santri Mbeling akan berakhir dengan catatan yang nyaris sempurna. (don)





















