
Probolinggo (WartaBromo.com) – Seorang pemuda di Kota Probolinggo terluka dan dilarikan ke rumah sakit. Setelah diduga menjadi sasaran pelemparan bahan peledak rakitan saat bermain sepak bola bersama teman-temannya di Jalan Ikan Tengiri, Kelurahan Mayangan, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Korban, Muhammad Toni (23), warga Kelurahan Mayangan, mengalami luka di paha kanan akibat serpihan ledakan. Ia sempat tidak menyadari telah terluka hingga melihat darah mengalir dari balik celananya.
“Saya baru sadar setelah melihat celana basah. Ternyata darah keluar dari paha. Di rumah sakit luka saya harus dijahit empat jahitan,” ujar Toni.
Korban kemudian dilarikan ke IGD RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo dan menjalani tindakan medis.
Peristiwa bermula ketika Toni bersama sejumlah rekannya memanfaatkan jalan yang lengang untuk bermain sepak bola. Di tengah permainan, tiga orang yang datang menggunakan dua sepeda motor melintas di lokasi.
Tanpa diduga, salah seorang yang dibonceng melempar bondet ke arah kerumunan pemuda. Benda tersebut menghantam permukaan jalan sebelum meledak. Setelah ledakan terjadi, ketiga pelaku langsung melarikan diri ke arah barat.
Suara ledakan sempat membuat warga sekitar keluar rumah. Namun, sebagian besar mengira suara tersebut berasal dari ban kendaraan yang pecah.
Paman korban, Ahmad Shodiq, berharap aparat segera menangkap pelaku agar aksi serupa tidak kembali terjadi.
“Ini sangat membahayakan. Hari ini keponakan saya yang jadi korban, besok bisa saja orang lain. Kami berharap pelakunya segera ditemukan,” katanya.
Keterangan serupa disampaikan warga sekitar, Fadluminallah, yang melihat para pelaku melarikan diri sesaat setelah ledakan.
“Mereka bertiga naik dua motor matik. Setelah melempar langsung tancap gas, tidak ada yang sempat mengejar,” ujarnya.
Petugas Satreskrim Polres Probolinggo Kota bersama Tim Inafis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi mengamankan sejumlah barang bukti dan memeriksa saksi-saksi guna mengungkap identitas pelaku.
Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, mengatakan penyelidikan masih terus berlangsung dan polisi membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus tersebut.
“Tim masih melakukan pendalaman, mengumpulkan alat bukti, dan memeriksa para saksi. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai pelaku agar segera melapor kepada kepolisian,” ujar Zainullah.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi serta tetap waspada saat beraktivitas pada malam hingga dini hari.
Kasus ini menambah daftar aksi pelemparan bondet yang belakangan kembali meresahkan masyarakat di wilayah Probolinggo. Polisi memastikan pengejaran terhadap para pelaku terus dilakukan demi mencegah jatuhnya korban berikutnya. (lai/saw)


















