Pasuruan (WartaBromo.com) – Menjual rumah tidak selalu membutuhkan waktu lama jika dilakukan dengan strategi yang tepat. Selain menentukan harga jual rumah yang sesuai, kondisi bangunan, kelengkapan legalitas, hingga cara memasarkan properti juga dapat memengaruhi minat calon pembeli.
Bagi pemilik rumah yang ingin segera mendapatkan pembeli, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar rumah terlihat lebih menarik sekaligus mempermudah proses transaksi.
Apa saja?
1. Tentukan Harga Jual Rumah yang Kompetitif
Salah satu faktor utama yang menentukan cepat atau tidaknya rumah terjual adalah harga. Sebelum memasang iklan, pemilik rumah sebaiknya melakukan riset harga properti di sekitar lokasi.
Harga jual dapat disesuaikan dengan kondisi pasar, lokasi, luas tanah dan bangunan, fasilitas di sekitar rumah, serta kondisi bangunan.
Jika ingin mendapatkan pembeli lebih cepat, salah satu strategi yang dapat dipertimbangkan adalah memasang harga sekitar 10–20 persen di bawah harga pasar. Namun, penentuan harga tetap perlu mempertimbangkan nilai properti dan kondisi rumah agar tidak merugikan pemilik.
2. Pastikan Legalitas Rumah Lengkap
Kelengkapan dokumen menjadi salah satu pertimbangan penting bagi calon pembeli. Rumah dengan legalitas yang jelas cenderung memberikan rasa aman karena proses jual beli dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Beberapa dokumen yang perlu dipastikan tersedia antara lain Sertifikat Hak Milik (SHM), IMB, dan bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Sebelum memasarkan rumah, pastikan data dan dokumen tersebut sesuai dengan kondisi properti. Legalitas yang lengkap juga dapat membantu mempercepat proses ketika calon pembeli sudah menyatakan keseriusan.
3. Perbaiki Kondisi Rumah Sebelum Dipasarkan
Rumah yang bersih dan terawat dapat memberikan kesan pertama yang lebih baik kepada calon pembeli. Tidak selalu diperlukan renovasi besar untuk meningkatkan daya tarik rumah.
Pemilik dapat melakukan sejumlah perbaikan sederhana, seperti mengecat ulang dinding, memperbaiki kerusakan ringan, membersihkan halaman, merapikan ruangan, serta memastikan bagian rumah yang terlihat calon pembeli dalam kondisi baik.
Perbaikan kecil tersebut dapat membuat rumah terlihat lebih siap dihuni dan membantu calon pembeli membayangkan tinggal di dalamnya.
4. Gunakan Foto Rumah yang Menarik
Foto menjadi salah satu bagian penting dalam pemasaran rumah, terutama jika properti ditawarkan melalui platform online. Foto yang kurang jelas atau diambil dari sudut yang tidak tepat dapat membuat calon pembeli kehilangan minat sebelum melihat rumah secara langsung.
Karena itu, ambil foto dari sudut yang dapat memperlihatkan kondisi ruangan secara jelas. Pastikan rumah dalam keadaan bersih dan rapi sebelum melakukan pemotretan.
Foto sebaiknya mencakup bagian penting rumah, seperti ruang tamu, kamar tidur, dapur, kamar mandi, halaman, fasad, serta lingkungan sekitar jika memang menjadi nilai tambah.
5. Pertimbangkan Take Over KPR
Bagi pemilik rumah yang masih memiliki cicilan KPR, opsi take over KPR dapat menjadi salah satu cara untuk menawarkan properti kepada calon pembeli.
Melalui mekanisme ini, pembeli dapat melanjutkan cicilan yang masih berjalan sesuai ketentuan dan persetujuan pihak bank. Dengan demikian, proses pembelian berpotensi lebih praktis dibandingkan pembeli harus mengajukan KPR baru dari awal.
Selain lima langkah tersebut, pemilik rumah juga sebaiknya membuat informasi iklan secara lengkap dan jujur. Cantumkan harga, luas tanah dan bangunan, jumlah kamar, fasilitas, lokasi, kondisi rumah, serta informasi legalitas yang relevan.
Respons yang cepat terhadap pertanyaan calon pembeli juga penting. Jika ada calon pembeli yang ingin melakukan survei, usahakan menentukan waktu yang fleksibel agar proses negosiasi tidak terhambat. (Jun)




















