Kebakaran Lereng Gunung Arjuna Merembet ke Gunung Kembar, Kabut Hambat Water Bombing

11

Prigen (WartaBromo.com) – Kebakaran hutan dikawasan lereng Gunung Arjuna merembet menuju kawasan Gunung Kembar. Namun meski begitu, sejumlah titik yang berada dikawasan Lenkean dilaporkan sudah berhasil dipadamkan secara manual.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengatakan saat ini titik api berada di wilayah Kabupaten Pasuruan, tepatnya di sekitar Gunung Kembar.

“Saat ini titik api berada di wilayah Kabupaten Pasuruan, yaitu di sekitar Gunung Kembar. Beberapa waktu yang lalu titik api yang berada di Lengkean sudah bisa dipadamkan secara manual. Sekarang ini mengarah ke Gunung Kembar,” kata Sugeng pada Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, proses pemadaman melibatkan tim gabungan dari BPBD Provinsi Jawa Timur, Tahura Raden Soerjo, BPBD Kabupaten Pasuruan, serta tim dari Kota Batu.

Petugas melakukan pemadaman dengan dua metode, yakni secara manual dan melalui udara menggunakan helikopter water bombing.

Namun, upaya pemadaman melalui water bombing belum dapat dilakukan karen kondisi cuaca yang berkabut membuat penerbangan helikopter belum memungkinkan.

“Pada pagi hari ini heli water bombing belum bisa melakukan aktivitas dikarenakan saat ini sedang berkabut, jadi tidak memungkinkan untuk dilaksanakan pemadaman melalui heli water bombing,” ujarnya.

Sugeng menambahkan, tim gabungan tetap melakukan upaya penanganan di lapangan dengan metode manual sembari menunggu kondisi cuaca memungkinkan untuk pengerahan helikopter.

Kebakaran di kawasan lereng Gunung Arjuna sendiri mulai terpantau sejak Selasa (18/8/2026) malam. Kondisi medan pegunungan dan cuaca menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman api.

“Untuk mempermudah petugas dalam memantau, saat ini kami juga telah mendirikan posko di lapangan Kaliandra,” jelasnya. (Fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.