Lumbang (WartaBromo.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan membangun puluhan tandon air permanen di sejumlah desa yang terdampak kekeringan. Total 32 tandon dibangun dan tersebar di 15 desa pada empat kecamatan.
Empat wilayah tersebut meliputi Kecamatan Lumbang, Winongan, Pasrepan dan Kejayan. Tandon-tandon itu mulai dimanfaatkan warga sejak awal Agustus 2026 untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus Wicaksono mengatakan, dari 32 tandon yang dibangun, jumlah terbanyak berada di Kecamatan Lumbang dan Pasrepan.
“Kalau paling banyak di Lumbang dan Pasrepan, karena jumlah desa terdampak kekeringan dominan di dua wilayah tersebut,” kata Eko saat memantau pemanfaatan tandon di Desa Karangjati, Kecamatan Lumbang, Rabu (26/8/2026) kemarin.
Setiap tandon memiliki kapasitas sekitar 5.100 liter. Pembangunan sarana penampungan air tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya Pemkab Pasuruan memenuhi kebutuhan warga di tengah kondisi kekeringan.
Menurut Eko, pembangunan tandon permanen tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo agar penanganan kekeringan dilakukan dengan menyediakan sarana penampungan air di wilayah terdampak.
“Karena ini sifatnya darurat dan sangat dibutuhkan, maka sesuai arahan beliau kami diminta untuk membangun banyak tandon air. Masyarakat sangat senang,” ujarnya.
Meski tandon telah tersedia, kebutuhan air warga tetap disuplai secara berkala. Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Pasuruan untuk pengisian air bersih ke masing-masing tandon.
“Pengisian air menjadi tanggung jawab BPBD, karena memiliki armada kendaraan yang dapat mengambil maupun mengisi air ke tandon yang sudah dibangun,” jelasnya.
Pembangunan 32 tandon permanen tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp1,1 miliar. Dana itu bersumber dari APBD Kabupaten Pasuruan tahun anggaran 2026.
Eko berharap warga yang menerima manfaat ikut menjaga fasilitas tersebut agar bisa digunakan dalam jangka panjang. Selain kebutuhan rumah tangga, air dari tandon juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan ternak.
“Silakan bisa dimanfaatkan untuk masak, minum, mandi sampai ternak sapi, karena banyak di sini yang memelihara sapi,” katanya. (don)





















