Bukan Cuma Gus Yahya, Peta Perebutan Ketum PBNU Mulai Terbaca

37

Jombang (WartaBromo.com) – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang mulai diwarnai munculnya sejumlah nama dalam bursa Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode 2026–2031.

Petahana KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) kembali disebut sebagai salah satu kandidat. Selama periode sebelumnya, Gus Yahya memimpin PBNU dan aktif membawa NU dalam berbagai forum internasional.

Selain Gus Yahya, nama KH Zulfa Mustofa, Wakil Ketua Umum PBNU, juga masuk dalam pembicaraan bursa kandidat.

Dari Jawa Timur, muncul nama KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin). Pengasuh Pesantren Tebuireng tersebut juga menjabat sebagai Penjabat Ketua PWNU Jawa Timur.

Nama lain dari Jombang adalah KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) dari Pesantren Denanyar.

Sementara dari Jawa Tengah, terdapat KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) yang merupakan Ketua PWNU Jawa Tengah. Nama KH Muhammad Yusuf Chudlori (Gus Yusuf), Pengasuh Pesantren API Tegalrejo, Magelang, juga disebut dalam bursa.

Nama KH Imam Jazuli turut muncul dalam pembicaraan mengenai kandidat Ketum PBNU.

Dengan demikian, sejumlah nama yang saat ini muncul berasal dari tiga lingkaran utama, yakni petahana PBNU, struktur wilayah NU, serta jaringan pesantren.

Sebelumnya, nama Menteri Agama Nasaruddin Umar juga sempat disebut dalam bursa. Namun Nasaruddin menyatakan tidak akan mengikuti kontestasi Ketua Umum PBNU dan memilih menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama.

Hingga tahapan Muktamar berjalan, nama-nama tersebut masih berada dalam dinamika pencalonan. Keputusan mengenai siapa yang akhirnya maju dan memperoleh dukungan akan ditentukan melalui mekanisme Muktamar ke-35 NU.

Yang kini menjadi perhatian adalah bagaimana dukungan dari struktur PWNU, PCNU dan jaringan pesantren akan bergerak menjelang pemilihan Ketua Umum PBNU periode 2026–2031. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.