Liku Perjalanan Cinta Ina Ningsih hingga Rela Disunting Pria Lumpuh Sejak Lahir

19447
Ina Ningsih saat mendampingi Mbah Uki, suaminya.
“Bertemu dan akhirnya menjadi istri Mbah Uki membuat saya banyak belajar sabar dan lebih tegar dalam menjalani hidup,”

Laporan: Ardiana Putri

BEBERAPA hari lalu, tepatnya pada Selasa (11/6/2019), Ina Ningsih (40) resmi dipersunting Dasuki (53), pria yang sejak lahir mengalami lumpuh dan hingga tua hanya terbaring di tempat tidurnya. Sebelum menjadi pendamping hidup Dasuki, ia ternyata pernah menjalani rumah tangga 2 kali.

Saat disambangi WartaBromo, Ina pun menceritakan kisah hidupnya sebelum bertemu dengan Dasuki atau yang lebih dikenal dengan Mbah Uki.

Dirinya pernah menikah 2 kali. Pertama harus berpisah dengan sang suami. Di pernikahan awal itu Ina harus menelan pil pahit ditinggal imam dalam hidupnya, lantaran sang suami meninggal dunia.

Kali kedua menikah, kisahnya berbeda. Suami kedua Ina itu meninggalkannya begitu saja. Suami Ina menghilang tanpa kabar.

“Mungkin karena malu dengan kondisi fisik saya,” ungkap Ina.

Ya, Ina Ningsih memang tampak sedikit berbeda dengan orang biasanya. Ia tuna daksa. Tangan kanannya mengalami cacat fisik sejak lahir.

Namun, di mata Mbah Uki, Ina Ningsih adalah perempuan yang sangat istimewa. Selain parasnya yang manis dan murah senyum, Ina adalah pribadi yang sabar, mandiri dan perhatian.

Sehari-hari, Ina yang belum dikarunia momongan itu bukannya menganggur. Ia tak tinggal diam dengan memanfaatkan kemampuannya membuat kerajinan rajut dan sulam. Hasil rajutannya itu pun diminati para pelanggannya sehingga bisa menambah pundi-pundi rupiah Ina.

“Di sela-sela merawat Mbah Uki, saya tetap merajut. Lumayan hasilnya bisa nambah pendapatan,” tutur Ina sumringah.

Ditanya mengenai alasannya rela dipersunting laki-laki lumpuh sejak lahir dan berusia 13 tahun lebih tua darinya itu, ia hanya mampu menyunggingkan senyuman. Ia mantap berkata, Mbah Uki adalah jodoh yang dikirimkan Tuhan untuknya.

“Bertemu dan akhirnya menjadi istri Mbah Uki membuat saya banyak belajar sabar dan lebih tegar dalam menjalani hidup,” ungkapnya.

Awal pertemuan keduanya berlangsung di rumah sederhana milik Mbah Uki. Sebulan sebelum melangsungkan pernikahan, Ina Ningsih dan temannya mendatangi Mbah Uki untuk melakukan pengobatan alternatif dari sakit perut yang telah lama dideritanya.

Dua hari kemudian, Mbah Uki tetiba menyatakan perasaan cintanya pada Ina. Ina sempat kaget dan bimbang. Namun akhirnya Ina mau menerima lamaran Mbah Uki. Dirinya mengaku kagum dengan sosok Mbah Uki yang sabar menderita lumpuh seumur hidupnya itu.

“Keluarga setuju dan memang saya merasa yakin kalau beliau jodoh saya,” ucap Ina sambil meneteskan air mata, terharu.

Ina pun berjanji pada dirinya sendiri, akan mendampingi Mbah Uki hingga akhir hayatnya. Serta akan hidup bahagia bersama Mbah Uki selamanya. (*)