Tips Cermat Memilih Hewan Kurban Sehat versi Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan

607
Seorang petugas tengah memeriksa kambing di sebuah lapak pedagang hewan kurban.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan mengimbau masyarakat agar pintar dalam memilih hewan kurban yang sehat. Tujuannya, agar daging yang didapat berkualitas dan layak dikonsumsi.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Drh Irianto melalui Kabid Keswan (Kesehatan Hewan), Drh Ainur Alfiah.

“Hewan kurban harus sehat, karena akan dinikmati banyak orang. Jadi sebelum disembelih kita harus bisa memastikan kondisinya bagus,” ucap Alfiah.

Diungkapkan, ciri-ciri hewan kurban yang sehat di antaranya tidak cacat, tidak buta, tidak pincang, tidak sakit mata, serta tidak mengidap penyakit berbahaya.

“Termasuk mata hewan yang tidak dikerubungi lalat. Kalau dikerubungi lalat, berarti sapi atau kambing tersebut tengah sakit,” jelasnya.

Pada sapi, pembeli harus bisa melihat fisiknya. Sapi yang mengidap penyakit cacing hati lumrahnya terlihat kurus, bulu berdiri, kusam dan berkurap. Untuk kondisi sapi seperti ini, harus dihindari.

“Sapi yang kurus, bulunya berdiri, kusam dan berkurap. Itu kemungkinan dalam hatinya ada cacingnya,” pungkasnya.

Begitu pula dengan kambing. Alfiah menyebutkan, kambing yang sehat akan memiliki fisik bersih dan mengkilat, bermata cerah, badan berisi, dan air liur tidak berlebihan.

Berikut tips lengkap untuk masyarakat yang ingin membeli hewan kurban:

  1. Pilih hewan di tempat penampungan/pemasaran hewan kurban yang telah ditetapkan/diawasi oleh pemerintah;
  2. Pastikan hewan memiliki surat keterangan kesehatan hewan dari dinas/petugas kesehatan hewan;
  3. Pada saat dilihat/diperiksa hewan kurban tersebut bernafas teratur, berdiri tegak, dan tidak terdapat luka;
  4. Bola mata bening dan tidak ada pembengkakan;
  5. Area mulut dan bibir bersih;
  6. Lidah bergerak bebas dan air liur cukup membasahi rongga mulut;
  7. Area anus bersih dan kotoran padat.

Nah, dengan memastikan aspek-aspek tersebut, hewan kurban yang dipilih bakal aman dari kemungkinan sakit. Tentunya, potensi penularan menjauh, sehingga layak untuk disembelih pada saat Hari Raya Idul Adha. (mil/ono)