Dua Pakar Jerman Teliti Habitat Burung Kacamata Jawa

4619
Dua pakar burung (ornitologist) asal Jerman saat mengamati burung Kacamata-Jawa di kawasan mangrove Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Foto: 5:am_wildlifephotography

Probolinggo (wartabromo.com) – Dua pakar burung (ornitologist) asal Jerman berkunjung ke kawasan mangrove Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Mereka mengamati perilaku burung Kacamata-Jawa (Zosterops flavus), burung endemik Jawa yang terancam punah.

Kedua pakar itu adalah Dr Hans Valentine dan Anita Charlotte. Mereka bersama Birdpacker Birding Tour Guide dan komunitas fotografer satwa liar Probolinggo (5:am_wildlifephotography) blusukan ke hutan mangrove ditemani Agus Sunaryo, Kades setempat. “Saya suka sekali habitatnya, mangrove-nya rapat dan juga ditambah kombinasi vegetasi lainnya, tidak heran jika burung cantik ini bertahan di sini karena makanannya sangat melimpah,” ujar Hans, Selasa (13/8/2019).

Dr Hans mengungkapkan keprihatinannya atas populasi burung Kacamata-Jawa yang makin hari kian memprihatinkan. Dia menuturkan pada beberapa kali kesempatan birding tour-nya di pulau Jawa, belum pernah menjumpai burung Kacamata-Jawa.

“Hari ini kami melihat langsung belasan Javan White Eye Probolinggo di alamnya, ini merupakan berita yang sangat menggembirakan. Saya harap burung ini bisa terlindungi dari perusakan habitat dan perburuan,” tuturnya.

Agus Sunaryo berencana untuk segera merumuskan aturan konservasi melalui peraturan desa (Perdes). Sebagai upaya awal untuk melindungi kelestarian hutan mangrove. Serta melindungi beberapa jenis burung langka yang juga hidup di dalamnya. Juga bisa dijadikan destinasi wisata petualangan bagi warga lokal dan mancanegara.

“Bahwa selain keindahan alam, daya tarik bagi wisatawan asing untuk datang ke Indonesia adalah kekayaan satwa liar endemiknya. Alhamdulillah salah satunya ternyata masih ada di wilayah kami. Ke depan akan lebih kami segera meyusulkan penyusunan peraturan desa yang juga berpihak kepada keberadaan satwa liar di wilayah kami,” ungkap kata purnawirawan Polri ini.

Keberadaan koloni kecil burung Kacamata-Jawa tersebut ditemukan oleh komunitas fotografer satwa liar Probolinggo (5:am_wildlifephotography), kemudian diunggah di media sosial. Unggahan tersebut rupanya terendus oleh Birdpacker Birding Tour Guide. Yang acapkali mengalami kesulitan untuk melayani permintaan birding jenis burung Kacamata-Jawa. (cho/saw)