PLN UID Jatim Kerahkan Kembali Petugas Baca Meter di Akhir Mei 2020, Apa yang Perlu Kita Cermati?

711

Surabaya (Wartabromo.com) – Sebagai upaya optimalisasi dan akurasi angka tagihan rekening listrik di saat Pandemi Covid-19, PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur menginstruksikan kepada seluruh petugas baca meter untuk kembali menjalankan kegiatan baca stand kWh meter pelanggan pada akhir Bulan Mei.

Hal ini untuk digunakan sebagai dasar tagihan rekening listrik Bulan Juni 2020. Periode pembacaan meter oleh petugas akan dimulai dari tanggal 21 Mei 2020 hingga akhir bulan berjalan.

“Sebelumnya sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, pada akhir Maret 2020 PLN UID Jawa Timur tidak melakukan kegiatan baca meter di lapangan. Untuk itu PLN mengeluarkan kebijakan baca stand meter mandiri dengan mengirim foto stand kWh meter melalui nomor WA 08122-123-123,” terang Senior Manager General Affairs PLN UID Jawa Timur, A. Rasyid Naja.

Lantas bagaimana jika ada yang tidak mengirimkan? Rasyid menyampaikan pemakaian akan dihitung berdasarkan rata-rata pemakaian tiga bulan sebelumnya, sebagai angka pemakaian listrik bulan Maret 2020. Selisih lebih atau kurang dari angka rata-rata dengan pemakaian yang sesungguhnya akan diperhitungkan pada tagihan setelah stand meter kembali dibaca.

“Namun, mengingat pentingnya akurasi tagihan bagi pelanggan, serta dengan mempertimbangkan kondisi Covid-19 di lapangan, maka akhir Mei ini seluruh petugas akan kami kerahkan kembali.” imbuhnya.

Sehubungan dengan pemberlakuan kembali baca stand kWh meter ini, Rasyid mengingatkan kepada pelanggan untuk mencermati beberapa kondisi yang mungkin timbul di rekening listrik masing-masing pada bulan Juni nanti.

Ketika pada akhir Mei, petugas kembali melakukan pembacaan angka stand meter, maka ada dua kemungkinan yang akan timbul bagi pelanggan yang tidak mengirimkan angka stand meter secara mandiri kepada PLN, yakni: angka rata-rata yang digunakan ternyata lebih kecil dari angka pemakaian, atau sebaliknya angka rata-rata tersebut lebih besar dari pemakaian yang seharusnya.

Sesuai prosedur, PLN akan memperhitungkan selisih dari angka pemakaian real tersebut pada tagihan di bulan Juni 2020. (day/*)

#ListrikUntukRakyat
#ListrikUntukSemua
#CovidSafe
#PLNDisjatim