Jelang Pemilihan Ketua PSSI, Askab akan Minta Saran Bupati

149
KUMPUL - Tampak Ketua Askab PSSI Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi, sekretaris Resa, bendahara H Yono, komite pemilihan hadir Munadi dan Nur Suhud. Lalu dari komite banding juga hadir ketuanya, H Suharto.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Askab PSSI Kabupaten Pasuruan akhirnya menggelar rapat. Hal ini untuk menyikapi polemik menjelang konggres PSSI Kabupaten Pasuruan. Rapat dengan mengundang beberapa pengurus, komite pemilihan dan komite banding di rumah makan Buburque, Senin siang (31/10/2022).

Rapat dipimpin oleh Ketua Askab PSSI Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi. Didampingi sekretaris Resa dan bendahara H Yono. Kemudian dari komite pemilihan hadir Munadi dan Nur Suhud. Lalu dari komite banding juga hadir ketuanya, H Suharto.

Dari pihak pengurus lain juga tampak hadir Kiswoyo dan Heriono. Dua nama ini sebelumnya dinyatakan tidak memenuhi syarat sebagai bakal calon, karena keduanya dianggap tidak mengumpulkan berkas pendaftaran sampai tanggal pendafataran, 18 Oktober.

“Tadi saya ingin teman-teman floor-kan semua. Karepe ya apa,” ujar Iswahyudi kepada awak media usai rapat Askab.

SK Askab PSSI Kabupaten Pasuruan memang sudah habis per Agustus 2022 lalu. Namun, mereka masih diberi kewenangan untuk mengawal jalannya konggres PSSI Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga :   Tekad Sang Kapten Bawa Persekabpas Lolos dari Babak 16 Besar

Dari hasil rapat tersebut, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan ini menilai jika memanasnya suasana jelang konggres adalah sesuatu yang wajar. Namun, ia mengharapkan jangan sampai sepak bola ini dijadikan komoditi yang kurang baik.

“Karena sepak bola butuh kebersamaan. Butuh team work. Mengelola sepak bola itu berat. Cari prestasi juga berat. Kenapa harus tukaran. Ndak ada gunanya,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, perhelatan jelang konggres PSSI Kabupaten Pasuruan mulai memanas. Salah satunya karena dalam formulir A1 yang sudah ditandatangani masing-masing calon baik ketua, wakil ketua, anggota exco ternyata ada kesalahan elementer, yakni tertulis PSSI Jawa Timur. Bukan PSSI Kabupaten Pasuruan.

Selain itu, juga ada beberapa pihak yang sempat mengajukan banding. Seperti yang dilakukan Achmad Kiswoyo sebagai bakal calon wakil ketua yang kemudian namanya tidak diterima komite pemilihan maupun komite banding.

Baca Juga :   Dispora Ambil Alih Pengelolaan 5 Lapangan Sepakbola di Kabupaten Pasuruan

Pihak komite banding beralasan karena Kiswoyo sampai tanggal akhir pendaftaran, 18 Oktober tidak mengajukan berkas permohonan.

Menanggapi masalah tersebut, Iswahyudi menilai jika persoalan kesalahan nama PSSI Jawa Timur itu hal yang manusiawi.

“Itu kan kesalahan manusia. Tidak disengaja. Kalau salah ketik kan bisa dipahami. Kalau nama PSSI Jawa Timur nanti diganti jadi Kabupaten kan bisa. Dan tanda tangan ulang kan juga bisa,” katanya enteng.

Apakah itu berarti pihak Askab enggan melakukan penjadwalan ulang atau rescheduling? “Saya rasa ndak perlu,” kilahnya.

Hanya saja, hasil resume dari notulensi rapat ini, menurut Abah Is-panggilan Iswahyudi, tetap akan dilaporkan ke Bupati sebagai anggota exco. Pihak Askab merasa perlu melaporkan hal tersebut untuk meminta saran dan pertimbangan kepada Bupati selaku exco.

Baca Juga :   Pemilihan Ketua PSSI Mundur dari Jadwal, Komite : Terlalu Beresiko

“Saya akan meminta saran ke beliaunya. Karena beliaunya juga anggota Exco. Dan perlu diketahui sepak bola kita utamanya yang perserikatan, ini juga tetap ada kepentingan dari pemerintah daerah. Masih tetap memerlukan sentuhan Pak Bupati. Dan ini yang mungkin dilupakan banyak orang,” cetusnya.

Namun pihak Askab PSSI Kabupaten Pasuruan kini berkejaran dengan waktu. Jika saat itu pihak Asprov saat diminta pendapatnya oleh Askab meminta konggres ada jeda waktu 10 hari dari tanggal penetapan, maka Askab hanya ada waktu sekitar seminggu lagi. Belum lagi ada beberapa tahapan yang sudah dilampaui dari jadwal, yakni pengumuman final bakal calon ketua, wakil ketua, anggota exco pada 27 Oktober dan juga penyampaian visi-misi calon yang dijadwalkan pada 29 Oktober lalu. (day/day)