Rumah Kades Tambak Ukir Probolinggo Ludes Terbakar Saat Tinggal Jenguk Warga Sakit, Dokumen Desa Ikut Hangus

27

Kotaanyar (WartaBromo.com) – Musibah kebakaran menghanguskan rumah Kepala Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Moh. Tarsan, Sabtu (18/7/2026) malam.

Saat api berkobar, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik bersama keluarganya tengah menjenguk seorang warga yang sakit. Sejumlah dokumen penting milik pemerintah desa turut musnah dilalap api.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di rumah Moh. Tarsan yang berada di Dusun Krajan, RT 002/RW 001, Desa Tambak Ukir. Api dengan cepat membesar hingga melalap hampir seluruh bangunan sebelum akhirnya berhasil dipadamkan warga.

Salah seorang warga, Holik, mengatakan kobaran api baru diketahui ketika kondisinya sudah cukup besar. Warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan datang.

“Pak Kades bersama istri dan anaknya sedang menjenguk warga yang sakit. Saat warga mengetahui, api sudah membesar,” ujarnya.

Informasi awal kebakaran dipicu korsleting listrik yang berasal dari stop kontak di ruang kerja kepala desa. Percikan api diduga menyambar tumpukan dokumen hingga api cepat membesar.

Api kemudian merambat ke seluruh bagian rumah. Banyaknya material kayu pada bangunan, ditambah embusan angin musim kemarau, membuat kobaran api sulit dikendalikan.

Upaya pemadaman juga terkendala akses menuju lokasi. Jalan yang sempit dan menanjak membuat mobil pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau titik kebakaran.

“Petugas tidak bisa masuk menggunakan mobil pemadam. Warga bergotong royong memadamkan api dengan peralatan yang ada agar tidak merembet ke rumah lain,” jelas Hari Pribadi, Camat Kotaanyar.

Meski rumah hangus beserta berbagai arsip administrasi desa, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena seluruh penghuni sedang berada di luar rumah saat kebakaran terjadi.

“Penyebab pastinya masih didalami, namun dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik. Syukurnya tidak ada korban jiwa,” pungkas Hari.

Aparat kecamatan, kepolisian, TNI, dan perangkat desa langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan, pengamanan, serta pendataan dampak kebakaran.

Kerugian akibat musibah ini diperkirakan mencapai lebih dari Rp200 juta, meliputi bangunan rumah dan sejumlah dokumen penting milik Pemerintah Desa Tambak Ukir. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.