Ansor Kraksaan Gandeng Unuja Menata Ruang Digital

13

Paiton (WartaBromo.com) — Ruang digital menjadi atensi bagi Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Salah satunya menjajaki kerja sama dengan Universitas Nurul Jadid (Unuja) Paiton untuk memperkuat teknologi, literasi digital, dan tata kelola informasi di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Rencana itu mempertemukan jajaran Ansor dengan Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI) Unuja.

Sekretaris PC GP Ansor Kraksaan Abdul Wahid datang bersama Wakil Ketua sekaligus Kepala Badan Siber Ansor (BSA) Kraksaan Sundari Adi Wardhana dan Sekretaris BSA Kraksaan Zainul Hasan R.

Mereka diterima Kepala PDSI Unuja Syaiful Huda, M.Kom., yang mewakili Rektor Unuja Dr. K.H. Najiburrohman, M.Ag., M.Pd.

Pembicaraan tidak sebatas soal perangkat dan sistem. Mereka membahas kemungkinan membangun ekosistem digital yang dapat menopang aktivitas NU, badan otonom, dan pesantren. Literasi digital serta pengelolaan informasi menjadi bagian dari agenda tersebut.

Kepala BSA Kraksaan Sundari Adi Wardhana mengatakan transformasi digital membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan menggunakan teknologi. Menurut dia, warga organisasi juga perlu memahami bagaimana informasi diproduksi, disebarkan, dan diamankan.

“Kami ingin teknologi menjadi bagian dari penguatan organisasi. Warga NU perlu memiliki kecakapan digital, tetapi juga kesadaran terhadap keamanan informasi dan etika di ruang digital,” katanya, Jumat (21/8)2026).

Kang Nisun, begitu ia disapa, mengatakan Unuja memiliki sumber daya akademik dan teknologi yang dapat dipertemukan dengan kebutuhan organisasi.

“Kolaborasi ini diharapkan melahirkan program yang tidak berhenti pada diskusi, tetapi bisa digunakan oleh warga NU dan pesantren,” ujar Kang Nisun yang juga jurnalis WartaBromo.com tersebut.

Sementara itu, Kepala PDSI Unuja Syaiful Huda mengatakan kampus memiliki tanggung jawab untuk menghubungkan pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat.

“Teknologi harus memberi manfaat yang nyata. Karena itu, kami melihat peluang kolaborasi dengan Ansor cukup besar, terutama untuk kebutuhan digitalisasi organisasi, pesantren, dan masyarakat,” ujar Huda.

Menurut Huda, pengembangan ekosistem digital membutuhkan kerja bersama. Kampus dapat menyumbangkan pengetahuan, sumber daya manusia, dan kemampuan teknologi, sedangkan organisasi memiliki jaringan serta kebutuhan yang konkret di lapangan.

Pertemuan tersebut menjadi pintu awal bagi penjajakan kerja sama lebih lanjut antara PC GP Ansor Kraksaan dan Unuja. Agenda berikutnya diarahkan pada bentuk program yang dapat memperkuat literasi digital, sistem informasi, serta keamanan siber di lingkungan NU dan pesantren. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.