Pandaan (WartaBromo.com) – Hanya dalam waktu satu Minggu JNT Express Pandaan hampir kehilangan dua sepeda motor milik karyawannya.
Pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 11: 25 upaya pencurian sepeda motor kembali terjadi diparkiran kantor JNT Express Pandaan yang berada dijalan RA Kartini.
Namun beruntung upaya pencurian tersebut berhasil digagalkan oleh pegawai JNT yang saat itu memergoki aksi pelaku.
Menurut keterangan dari Koordinator JNT Express Pandaan, Angga menceritakan, saat kejadian dirinya tengah berada didalam kantor tepatnya didepan layar monitor. Saat dipantau dari dalam monitor CCTV, datang dua orang mencurigakan, salah satu dari mereka kemudian turun dari sepedanya dan menghampiri sepeda Vario milik kurir yang terparkir didepan kantor tersebut.
Melihat sepeda motor itu akan dibawa oleh pelaku, dengan sigap Angga langsung berlari untuk menangkap pelaku yang disusul oleh rekan lainnya.
Namun pelaku berhasil melarikan diri menggunakan sepeda motor kearah persimpangan Bypas Taman Dayu.
Angga juga menceritakan, kalau pelaku sempat dikejar oleh salah satu kurir Shopee food hingga jalan RS Medika Pandaan. Namun kurir yang berusaha mengejar tersebut terpaksa menghentikan pengejarannya karena pelaku menunjukan senjata tajam sebagai bentuk ancaman.
“Saya lihat dari monitor memang sudah mencurigakan, ternyata memang benar menghampiri sepeda dan mau dibawa, saat itu spontan langsung saya kejar, tapi berhasil lolos,” kata Angga saat dimintai keterangan diarea kantor JNT.
Kejadian pencurian sepeda ditempat tersebut sebenarnya bukan yang pertama kali. Pada Kamis (1/10/2026) kemarin, ditempat yang sama juga terjadi pencurian sepeda motor milik kurir.
Angga mengatakan, kejadian tejadi pada Kamis waktu subuh, saat itu salah satu kurir sedang melakukan pembongkaran paket sendirian dengan posisi sepeda diparkir didepan kantor.
Namun tidak lama kemudian sepeda tersebut sudah tidak ada. Setelah dilakukan pengecekan CCTV pelaku ternyata melakukan aksinya dengan cara memanjat pagar pojok kantor, dan dalam sekejap sepeda milik kurir tersebut sudah raib dibawa pelaku.
Kejadian pertama tersebut sudah dilaporin kepihak kepolisian setempat, namun menurut Angga hingga saat ini belum ada informasi perkembangan kasus tersebut.
“Kalau kejadian yang pertama sudah dilaporkan kepolisian, namun yang tadi siang tidak laporan,” jelas Angga. (Fir)





















