Probolinggo (WartaBromo.com) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Probolinggo Raya akan menggelar Konferensi III pada Rabu, 7 Mei 2025. Namun, dinamika muncul menjelang pelaksanaan.
Salah satu bakal calon ketua, Sundari Adi Wardhana, memilih mundur dari bursa pencalonan, meski telah mempersiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan.
“Bukan karena berkas saya kurang atau tak ada dukungan. Saya hanya ingin menghormati aturan main yang telah disusun panitia,” ujar jurnalis WartaBromo.com, Senin (5/5/2025).
Ia menjelaskan, keterlambatannya menyerahkan berkas menjadi alasan utama ia mengundurkan diri. Ia tiba di kantor PWI Probolinggo, Jalan Suroyo, pada pukul 15.01 WIB—satu menit setelah batas waktu yang ditetapkan panitia.
“Telat satu menit atau satu jam, bagi saya sama. Ini soal kedisiplinan dan komitmen terhadap waktu. Saya rasa, ini juga bentuk penghormatan terhadap proses organisasi,” kata jurnalis yang akrab disapa Kang Nisun itu.
Ia menuturkan, sebelumnya telah memperkirakan waktu tiba dengan matang. Namun, tugas peliputan yang tak bisa ditinggalkan membuatnya meleset dari jadwal.
Alih-alih tetap memaksakan diri menyerahkan berkas, Kang Nisun memilih menahan diri. Menyimpan berkas di dalam jok sepeda motor.
“Saya ingin menjadi contoh, bahwa dalam organisasi pers, kita perlu menjunjung etika dan komitmen terhadap keputusan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Konferensi, Rizky Putra Dinasti, menyebut ada 6 anggota PWI yang memenuhi kriteria sebagai bakal calon ketua. Namun hanya 3 yang menyatakan minatnya untuk maju, dan dua di antaranya berhasil menyerahkan berkas tepat waktu.
“Kami sudah menutup pendaftaran pada Senin, 5 Mei 2025 pukul 15.00 WIB. Hingga batas akhir, hanya dua calon yang menyerahkan berkas, yakni Arif Mashudi dan Babul Arifandi,” ungkap Rizky.
Berkas dua calon tersebut akan segera diverifikasi oleh panitia. Pengumuman resmi calon ketua dijadwalkan pada malam harinya, Selasa, 6 Mei 2025.
Jika ada berkas yang tidak memenuhi syarat, maka calon terkait otomatis didiskualifikasi. Bila keduanya tidak lengkap, panitia akan membuka kembali masa pendaftaran. Namun bila seluruh syarat telah terpenuhi, proses akan langsung dilanjutkan ke tahap pemilihan pada Rabu, 7 Mei 2025.
Di sisi lain, meskipun tak turut serta dalam bursa pencalonan, Kang Nisun menyatakan komitmennya untuk tetap mendukung penuh jalannya konferensi PWI tersebut.
“Saya tetap menghormati dan mendukung proses ini. Semoga konferensi berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang amanah,” tandasnya. (saw)




















