Bupati Probolinggo Janjikan Kenaikan Honor Guru Ngaji hingga Dua Kali Lipat

39

Paiton (WartaBromo.com) – Kabar baik datang bagi ribuan guru ngaji di Kabupaten Probolinggo. Pemerintah daerah memastikan adanya rencana kenaikan honor atau tunjangan kehormatan bagi para pendidik keagamaan tersebut.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris memastikan akan menaikkan honor guru ngaji di Kabupaten Probolinggo. Rencana itu disampaikan saat menghadiri Halal Bihalal PCNU Kraksaan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum, Desa Sukodadi, Kecamatan Paiton., Rabu (8/4/2026).

Bupati Probolinggo menyampaikan bahwa besaran kenaikan tengah dihitung dan ditargetkan meningkat signifikan.

“Terkait honor guru ngaji, kami sudah menghitung. InsyaAllah akan kami naikkan minimal dua kali lipat,” ujar pejabat yang akrab disapa Gus Haris.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Probolinggo telah mencairkan tunjangan kehormatan bagi guru ngaji dan guru pasraman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kebijakan ini disebut sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam membangun karakter religius masyarakat.

Pada tahun anggaran 2026, tercatat sebanyak 4.950 guru ngaji dan guru pasraman menerima tunjangan tersebut, dengan total anggaran mencapai Rp1,98 miliar.

Haris menambahkan, ke depan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penyaluran honor.

Evaluasi ini akan melibatkan Nahdlatul Ulama, baik PCNU Kraksaan maupun PCNU Kabupaten Probolinggo.

Karena di Probolinggo, semuanya menjadi satu, baik itu guru ngaji, guru madin (madrasah diniyah) dan lain sebagainya.

Menurut salah satu pengasuh Pesantren Zainul Hasan Genggong itu, pendataan dan skema distribusi perlu disempurnakan agar lebih tepat sasaran.

Mengingat di Kabupaten Probolinggo terdapat beragam kategori pendidik keagamaan, seperti guru ngaji dan guru madrasah diniyah.

Ia juga mengakui keterbatasan fiskal daerah jika dibandingkan dengan wilayah lain. Namun demikian, komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru ngaji tetap menjadi prioritas.

“Jika kita dibandingkan dengan daerah lain, Situbondo, jujur kita banyak keterbatasan fiskal. Tapi InsyaAllah ke depan, kami berangkat dari pesantren, kami tidak akan mengecewakan Nahdlatul Ulama. Itu menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Kebijakan kenaikan honor ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi para guru ngaji dalam menjalankan peran mereka sebagai pendidik sekaligus penguat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.