Bromo Jadi Magnet Turis Asing, Stasiun Probolinggo Catat Okupansi WNA Tertinggi di Tapal Kuda

9

Probolinggo (WartaBromo.com) – Arus wisatawan mancanegara yang datang ke kawasan timur Jawa lewat jalur kereta api terus meningkat. Di antara sejumlah stasiun di wilayah PT KAI Daop 9 Jember, Stasiun Probolinggo tercatat menjadi titik dengan okupansi penumpang warga negara asing (WNA) paling tinggi sepanjang awal 2026.

Fenomena itu memperlihatkan semakin besarnya minat wisatawan asing menjadikan Probolinggo sebagai gerbang utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo.

Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember menunjukkan, jumlah penumpang WNA yang naik dan turun di Stasiun Probolinggo selama Januari hingga April 2026 mencapai 8.570 orang.

Jumlah tersebut meningkat tajam dibanding periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebanyak 6.175 penumpang.

Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro mengatakan, tingginya okupansi di Stasiun Probolinggo tidak lepas dari posisi strategis kota ini sebagai akses tercepat menuju kawasan Bromo, destinasi wisata yang selama ini menjadi magnet turis asing.

“Mayoritas wisatawan asing yang turun di Probolinggo melanjutkan perjalanan menuju kawasan Bromo,” kata Cahyo, Sabtu (24/5/2026).

Menurut Cahyo, peningkatan itu menjadi indikator bahwa moda transportasi kereta api semakin diminati wisatawan internasional karena dinilai praktis dan nyaman.

“Kereta api masih menjadi pilihan wisatawan asing karena aman, tepat waktu, nyaman, dan memiliki akses dekat menuju destinasi wisata unggulan,” ujar Cahyo.

Lonjakan wisatawan asing tidak hanya terjadi di Probolinggo. Stasiun Banyuwangi Kota dan Ketapang juga mengalami peningkatan signifikan.

Stasiun Banyuwangi Kota tercatat melayani 7.258 penumpang WNA selama Januari–April 2026, naik dari 5.090 penumpang pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara Stasiun Ketapang meningkat dari 4.906 menjadi 6.122 penumpang asing.

Secara total, jumlah wisatawan mancanegara pengguna kereta api di wilayah Daop 9 Jember mencapai 23.943 penumpang pada empat bulan pertama 2026. Angka tersebut naik dibanding periode Januari–April 2025 yang mencapai 23.086 penumpang.

Selain faktor destinasi wisata, musim liburan di negara-negara empat musim juga disebut turut mendorong peningkatan jumlah wisatawan asing yang bepergian ke Indonesia, khususnya wilayah timur Pulau Jawa.

PT KAI Daop 9 Jember mengimbau seluruh pelanggan, termasuk wisatawan asing, agar tetap memperhatikan keselamatan selama berada di stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api.

“Kami mengingatkan pelanggan untuk menjaga barang bawaan dan membeli tiket melalui kanal resmi agar terhindar dari penipuan,” ujar Cahyo. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.