Ini 5 Perbedaan Sekolah Rakyat dengan Sekolah Umum

10

Pasuruan (WartaBromo.com) – Program Sekolah Rakyat yang diinisiasi pemerintah melalui Kementerian Sosial terus menjadi perhatian masyarakat. Setelah mengetahui syarat masuknya, tak sedikit yang masih bertanya-tanya mengenai perbedaan Sekolah Rakyat dengan sekolah umum yang selama ini sudah ada.

Meski sama-sama menyelenggarakan pendidikan formal jenjang SD, SMP, dan SMA, Sekolah Rakyat memiliki konsep yang berbeda. Program ini dirancang khusus untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem agar memperoleh akses pendidikan yang lebih komprehensif.

Berikut lima perbedaan utama antara Sekolah Rakyat dan sekolah umum:

1. Sasaran Peserta Didik Berbeda

Sekolah umum dapat diikuti oleh siswa dari berbagai latar belakang ekonomi. Sementara itu, Sekolah Rakyat dikhususkan bagi anak-anak yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Program ini juga memprioritaskan anak yang berisiko putus sekolah maupun yang sudah putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.

2. Menggunakan Sistem Asrama

Jika sebagian besar sekolah umum menerapkan sistem belajar pulang-pergi, Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama atau boarding school. Para siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga tinggal di lingkungan sekolah. Seluruh kebutuhan dasar selama pendidikan disiapkan oleh pemerintah.

3. Kurikulum Lebih Komprehensif

Sekolah umum menggunakan kurikulum nasional yang berlaku. Sedangkan Sekolah Rakyat menerapkan kurikulum yang mencakup tiga aspek utama, yakni kurikulum persiapan, kurikulum pendidikan formal, dan kurikulum asrama.

Selain pembelajaran akademik, program ini juga menitikberatkan pada pembentukan karakter, kepemimpinan, komunikasi, serta penguatan nilai-nilai sosial dan spiritual.

4. Fasilitas dan Biaya Ditanggung Penuh Negara

Pada sekolah umum, biaya pendidikan pokok memang ditanggung pemerintah, namun siswa masih dapat mengeluarkan biaya tambahan untuk kebutuhan tertentu.

Berbeda dengan itu, Sekolah Rakyat menyediakan fasilitas pendidikan secara penuh, mulai dari tempat tinggal, makan, seragam, perlengkapan belajar hingga fasilitas penunjang lainnya tanpa biaya bagi siswa.

5. Berada di Bawah Kementerian Sosial

Perbedaan lain terletak pada pengelolaannya. Sekolah umum berada di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta pemerintah daerah.

Sementara itu, Sekolah Rakyat merupakan program yang dikoordinasikan oleh Kementerian Sosial dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait dalam penyelenggaraannya.

Dengan konsep tersebut, Sekolah Rakyat menjadi model pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar mengajar, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan dasar dan pembinaan karakter siswa selama menempuh pendidikan. (Jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.