Kekerasan Anak di Pasuruan Tertinggi se-Jatim, Komnas PA Sebut Pelindungan Anak Perlu Diperkuat

20

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pasuruan mengalami lonjakan drastis. Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Pasuruan kini menempati urutan pertama dengan jumlah kasus kekerasan anak terbanyak di Jawa Timur pada tahun 2025.

Tercatat, angka kekerasan anak di wilayah Kabupaten Pasuruan melesat tajam menjadi 90 kasus per September 2025. Padahal pada tahun 2024, Kabupaten Pasuruan masih berada di peringkat ke-15 dengan total 24 kasus.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Pasuruan, Denny Kurniawan, menilai lonjakan kasus tersebut menjadi sinyal bahwa upaya perlindungan anak masih perlu diperkuat dari berbagai pihak.

“Meningkatnya kekerasan terhadap anak, bertanda kurangnya perhatian dari aspek para pemerhati anak,” ujarnya Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, berbagai bentuk kekerasan terhadap anak, mulai dari perundungan, pelecehan seksual, hingga kekerasan fisik maupun psikis, harus dicegah melalui edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan kepada anak, orang tua, guru, maupun masyarakat.

Ia berharap pada tahun ini hingga tahun mendatang angka kekerasan terhadap anak dapat ditekan melalui keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan.

“Semoga tahun depan kekerasan terhadap anak ini turun dengan kita turun ke lapangan memberikan edukasi bahaya dan dampak bullying, bahaya dan dampak pelecehan seksual,” katanya.

Denny juga mendorong Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk menggandeng Komnas PA dalam memperluas program edukasi dan sosialisasi, khususnya di lingkungan pendidikan.

Ia menilai sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya perlindungan anak sekaligus mencegah terjadinya perundungan maupun berbagai bentuk kekerasan lainnya.

Upaya pencegahan melalui edukasi, penguatan sistem pelaporan, dan pendampingan korban dinilai menjadi langkah penting untuk menekan angka kekerasan terhadap anak di Kabupaten Pasuruan.

“Kami berharap unsur pemerintah menggandeng Komnas PA untuk meningkatkan edukasi dan sosialisasi di lingkungan pendidikan, guna terus menekan angka bullying hingga kekerasan terhadap anak,” pungkasnya. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.