Hilang Lima Hari, Penyelam Ditemukan Mengambang

35

Probolinggo (WartaBromo.com) – Jenazah seorang penyelam tradisional menggunakan kompresor ditemukan mengambang di perairan Probolinggo, Jawa Timur.

Korban sempat dilaporkan hilang lima hari lalu saat hendak mengevakuasi kapal karam di perairan Kalibuntu, Kraksaa, Kabupaten Probolinggo. Proses evakuasi korban berlangsung dramatis dan diiringi isak tangis keluarga.

Dalam rekaman video amatir isak tangis terdengar saat kapal petugas gabungan menemukan jenazah Ismail, penyelam tradisional dengan kompresor berusia 58 tahun, di perairan utara Probolinggo. Tepatnya di sekitar matekan, Paiton.

Sebelum ditemukan meninggal, korban dilaporkan hilang lima hari yang lalu. Saat itu, korban sedang menyelam untuk menambatkan tali pada kapal karam milik nelayan setempat.

Kapal yang karam tersebut hendak diangkat ke permukaan oleh pemiliknya dengan bantuan korban untuk menambatkan tali ke badan kapal.

Sebelum menyelam, pemilik kapal sempat merekam korban yang sudah berenang di air dan hendak bekerja.

Saat itu, disepakati kode tiga kali tarikan. Jika kode tersebut diberikan, tim di permukaan akan menarik tali dan selang oksigen dari kompresor yang terhubung dengan korban.

Namun, setelah menunggu selama 30 menit, tidak ada tanda-tanda pergerakan dari korban. Tim di permukaan kemudian menarik perlahan selang dan tali tersebut.

Alangkah terkejutnya mereka karena korban justru tidak berada di ujung tali.

Tim SAR gabungan dari Basarnas, Lanal Banyuwangi, BPBD Kabupaten Probolinggo, dan relawan kemudian bergerak melakukan pencarian.

“Setelah lima hari penyisiran, jenazah korban akhirnya ditemukan sekitar 71 nautical mile dari titik awal korban dilaporkan hilang,” jelas Putu Eka, Dantim Basarnas, ditemui di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Senin (5/10/26) sore.

Putu menyebut, laporan keberadaan korban diterima tim sekitar pukul 12.00 WIB. “Begitu mendapat laporan kami bergerak, ternyata benar ciri-cirinya sesuai target yang kami cari,” lanjutnya.

Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke kamar mayat rumah sakit untuk dipulasarakan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Proses evakuasi jenazah korban dari kapal menuju ambulans berlangsung dramatis. Ratusan kerabat korban turut menyambut kedatangan jenazah. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.