Yuk, Baca Sinopsis dari Karya Videografi Pengawasan Pilkada

1068

Pasuruan (Wartabromo.com) – Sebelum dilakukan penjurian pada Jumat (16/10) mendatang, ada baiknya kalian simak sinopsis (ringkasan) dari jalannya cerita video kiriman peserta. Sinopsis ini penting untuk mengetahui jalan cerita dari karya videografi peserta.

Sinopsis peserta akan ditayangkan secara bergantian atau bertahap. Untuk sementara, pihak panitia cukup memberikan nama pengirim, sub tema dan jalan ceritanya saja, ya!

Pengirim pertama adalah Muhammad Yasin. Dengan Subtema: Keluarga Anti Money Politic. Sinospsis dari videografi yang ia buat menceritakan tentang seorang gadis cantik membacakan apa itu ‘money politic’ dan hukuman bagi yang bersangkutan, baik pemberi ataupun penerima uang suap.

Kemudian, pengirim selanjutnya, Maulana Kresno Hadi. Dengan sub tema: Keluarga Anti Money Politic. Sinopsisnya tentang video berisi ajakan untuk seluruh warga Kota Pasuruan yang mempunyai hak pilih untuk datang pada Rabu, 09 Desember 2020 ke TPS masing-masing. Ada imbauan untuk menolak politik uang. Serta harapannya untuk Kota Pasuruan semakin maju.

Baca Juga :   Rumah Aspirasi Gelar Syukuran Kemenangan Gus Ipul–Mas Adi

Di penghujung video, pria yang juga berprofesi sebagai seorang guru SD di salah satu sekolah di Kota Pasuruan juga berpantun. Pantunnya begini: Dari atas turun ke bawah, dari bawah naik ke atas – Kalau ingin jadi berkah, money politik harus diberantas.

Pengirim selanjutnya, M. Rounaq Inda Robbik dan Mas Richatul Ula. Kali ini sub tema yang diambil adalah Pemimpin Berkualitas. Dari video ini, mereka menceritakan tentang dua siswa yang semula sangat akrab. Namun karena suatu hal mereka kemudian berkelahi. Bahkan sampai keduanya terluka. Akhirnya muncul seorang siswa lain yang melerai dan menasehati keduanya bahwa bertengkar bukan solusi.

Di akhir video, juga digambarkan bahwa menjadi seorang pemimpin harus mampu mencari solusi setiap masalah yang timbul. Tidak boleh melihat masalah saja. Namun juga harus mengulurkan tangan karena pemimpin itu yang memberi, bukan yang meminta.

Baca Juga :   Hasjim Maju Pilwali, NasDem Siapkan PAW

Kiirman lain datang dari Adi Prasetya dan Ardi Mulyo. Tim ini mengambil sub tema: Pemimpin Berkualitas. Ceritanya, di awal video mereka mendifinisikan seorang pemimpin yang menurut keduanya pemimpin adalah orang yang mengemban tugas berat, namun bertanggung jawab. Dikatakannya pemimpin yang baik harus menerima hal apapun dan harus siap menerima kekalahan.

Kemudian juga dijelaskan masing-masing yang hal yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin di antaranya; memiliki pribadi yang berkualitas, jujur, bertanggung jawab, sikap positif, percaya diri, mampu mengembalikan keadaan dan berintegeritas.

Kiriman lainnya dari tim yang terdiri dari Andhika Khalisyahputra, Laila Azahra Sudjatmiko dan Mukhammad Daniyal Fayyadh. Judul videonya Titik Balik. Dengan sub tema: Pemimpin Berkualitas.

Baca Juga :   Khofifah Disebut Layak Dijagokan Jadi Cagub Partai Golkar Pada Pilgub 2018

Sinospsis videonya lebih mengarah ke parodi. Menggambarkan suasana jelang pilkada yang dipenuhi dengan praktik money politik. Ada yang menjadi dua calon pemimpin, penyebar ‘uang’ suap dan seorang tokoh masyarakat yang sangat menentang money politik.

Di akhir video, sang tokoh masyarakat mendapati langsung praktik ‘money politik’. Dengan amarah yang meledak-ledak, diapun menjelaskan bahwa demokrasi itu tidak dengan melanggar demokrasi rakyat. Kemudian menurutnya praktik money politik masih akan terus ada, kalau personality calon pemimpin tersebut menuruti kepentingan pribadi serta egonya.

Ada juga kiriman dari tim lainnya. Mereka terdiri dari Much. Waliyyul C., M. Novel, Najwa Aulia Fitri, Panji Tri Wahyudi dan Fatimatuz Zahro. Judul video: Di(suap)in. Dengan sub tema: Keluarga Anti Money Politik.