Jargas yang sudah beroperasi pun kini bisa dinikmati masyarakat. Santoso misalnya, sejak awal pemasangan sampai instalasi siap digunakan, dirinya tidak mengeluarkan uang sepeserpun. Ia pun tersenyum sumringah, tanpa khawatir kehabisan gas di tengah malam.
“Tiga tahap pemasangan, semuanya gratis. Bahkan sampai kompornya juga diberi. Sekarang kami tidak khawatir kehabisan gas, jika tengah malam hendak masak. Karena jargas ini hidup 24 jam seperti halnya listrik,” tandas warga Perum Gabriela ini. (lai/**)


















