Kepala BNPB : Biaya Sewa Heli Water Bombing Itu Rp150 Juta Perjam

588
Helikopter sedang melakukan water bombing di kawasan Karhutla Gunung Arjuna

Pasuruan (WartaBromo.com) – BNPB telah melakukan upaya terakhir pemadaman kebakaran hutan dan lahan di wilayah gunung Arjuna dengan melakukan water Bombing menggunakan 2 Helikopter yang disewa secara khusus oleh BNPB.

Heli Superpuma dengan kapasitas angkut lebih besar yakni 4000 liter dioperasikan per Jumat (8/9/2023) kemarin. Penyerahan bantuan itu juga bersamaan dengan kedatangan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto yang melakukan pantauan udara langsung di lokasi kawasan kebakaran gunung Arjuna.

“Saya tadi terbang tidak lama – lama karena biaya sewa heli itu sangat mahal perjamnya, “ujarnya saat memberikan pemaparan di Kaliandra Prigen terkait kebakatan hutan dan lahan.

Menurutnya, pemadaman kebakaran hutan dan lahan di kawasan gunung Arjuna dengan mengunakan Heli Water Boombing biaya sewanya sekitar 11.500 USD atau sekira Rp. 150 Juta perjamnya.

Baca Juga :   Kebakaran Arjuna Berawal dari Singosari, Area Wilayah Pasuruan Terdampak Paling Luas

“Tinggal dikalikan aja berapa kali kita melakukan waterboming. Ini adalah upaya terakhir yang bisa kita lakukan. Biayanya sangat mahal karena kita harus sewa,”paparnya.

Meski demikian, hal ini harus dilakukan agar kebakaran hutan dan lahan segera dapat diatasi meski tetap harus dilakukan upaya pemadaman melalui darat.

“Jika kita harus punya Heli sendiri, biayanya perawatannya juga mahal. Makanya kita memilih untuk sewa dan jadi upaya terakhir ketika terjadi kebakaran hutan dan lahan,”tegasnya.

Sementara itu disaat yang sama, selain kebakaran hutan dan lahan di kawasan gunung Arjuna. Kebakaran serupa juga terjadi di wilayah TNBTS dan hingga kini belum juga padam.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakan akan menggeser penggunaan helikopter water bombing ke Gunung Bromo. Penggunaan heli itu untuk mempercepat proses pemadaman.

Baca Juga :   Pendakian Arjuna Ditutup, Penambangan Belerang Tetap Buka

“Tadi sudah dilakukan pemetaan dan termasuk lokasi isi ulang air. Insya allah besok sudah digeser dari basecamp Kaliandra,”ujarnya saat berkunjung ke kantor TNBTS di Cemoro Lawang Probolinggo, Sabtu (9/9/2023). (yog)