Modus Tawaran Kerja, Motor Perempuan Asal Rejoso Raib Digondol Kabur Orang Tak Dikenal di Pandaan

14

Pandaan (WartaBromo.com) – Tawaran pekerjaan yang diharapkan menjadi peluang mencari penghasilan justru berujung petaka bagi Umi Rahayu (27), warga Desa Kawisrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Sepeda motor miliknya raib dibawa kabur oleh orang tak dikenal di kawasan Masjid Merah, Taman Dayu, Kecamatan Pandaan, Sabtu (24/10/2026).

Peristiwa tersebut diduga bermula saat Umi menghadiri kegiatan job fair di wilayah Kota Pasuruan beberapa waktu sebelumnya. Saat hendak meninggalkan lokasi, ia mengaku ditawari pekerjaan oleh seseorang yang tidak dikenalnya.

Orang tersebut kemudian meminta Umi memindai (scan) kode batang atau barcode yang tertera pada sebuah banner dengan alasan untuk mengonfirmasi identitasnya.

Beberapa hari kemudian, Umi dihubungi oleh orang tersebut dengan dalih hendak melakukan wawancara kerja. Keduanya kemudian sepakat untuk bertemu pada Sabtu (24/10/2026).

Pertemuan awal berlangsung di sebuah warung di kawasan Pohjentrek. Namun, setibanya di lokasi, orang tersebut mengajak Umi mengecek proyek di wilayah Wonorejo dengan berboncengan menggunakan sepeda motor milik korban.

Perjalanan ternyata berlanjut hingga ke arah Purwosari. Saat Umi menanyakan tujuan perjalanan, orang tersebut berdalih bahwa wawancara kerja akan dilakukan di kawasan Taman Dayu sambil bersantai dan minum kopi.

Setibanya di Taman Dayu, keduanya menuju Masjid Merah untuk melaksanakan salat Zuhur. Setelah itu, Umi diajak ke sebuah kafe bernama COA yang masih berada di kawasan tersebut dengan alasan untuk melakukan wawancara kerja.

Setelah cukup lama berada di kafe hingga waktu memasuki salat Asar, orang tersebut kembali mengajak Umi ke Masjid Merah.

Di lokasi tersebut, orang itu meminta kunci sepeda motor milik Umi. Tanpa menaruh curiga, korban menyerahkan kunci tersebut.

Kecurigaan mulai muncul ketika Umi masuk ke dalam masjid untuk melaksanakan salat. Ia tidak menemukan orang yang mengajaknya di barisan salat. Umi kemudian bergegas mengecek lokasi parkir, tetapi sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula.

Korban lantas berusaha menghubungi orang tersebut melalui telepon. Namun, panggilannya tidak kunjung mendapat respons.

Saat dihubungi melalui WhatsApp, orang tersebut sempat membalas pesan dengan alasan sedang buang air besar dan meminta Umi menunggu sekitar lima menit.

Namun, setelah itu, nomor telepon yang bersangkutan tidak lagi aktif meski beberapa kali dihubungi. Umi pun menunggu hingga sekitar pukul 15.30 WIB, tetapi orang tersebut tak kunjung kembali.

Karena upaya menghubungi terduga pelaku tidak membuahkan hasil, Umi akhirnya meminta bantuan pegawai Masjid Merah untuk mengantarkannya ke Polsek Pandaan guna melaporkan kejadian tersebut.

“Semalam saya pulang diantar orang Polsek Pandaan kerumah,” kata Umi pada Minggu (25/10/2026).

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan dari orang yang belum dikenal, terutama apabila disertai permintaan data identitas maupun ajakan bertemu di luar lokasi yang jelas.

Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut dari Polsek Pandaan mengenai perkembangan kasus tersebut. (Fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.