Karhutla Bromo Padam, Pemkab Probolinggo Gercep Buka Seruni Point untuk Wisatawan

24

Sukapura (WartaBromo.com) – Setelah hampir dua pekan kawasan Bromo dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla), aktivitas wisata di Puncak Seruni Point, Kabupaten Probolinggo, kembali dibuka.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo menetapkan akses menuju salah satu destinasi favorit wisatawan tersebut dibuka mulai Sabtu (15/8/2026) pukul 00.01 WIB.

Keputusan itu diambil setelah tim gabungan memastikan tidak lagi menemukan titik api di kawasan terdampak kebakaran. Pemkab Probolinggo juga telah mengevaluasi kondisi lapangan untuk memastikan kawasan cukup aman kembali menerima kunjungan wisatawan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto mengatakan pembukaan Seruni Point dilakukan setelah kondisi kebakaran dinyatakan terkendali dan tidak lagi ditemukan titik api.

“Mulai Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 00.01 WIB, Puncak Seruni Point sudah dapat kembali diakses masyarakat dan wisatawan. Pembukaan ini dilakukan setelah hasil pemantauan menunjukkan kawasan sudah aman dari kebakaran,” ujar Ugas, Sabtu dini hari.

Menurut Ugas, pembukaan kembali akses wisata menjadi langkah awal untuk memulihkan aktivitas pariwisata setelah kawasan Bromo terdampak karhutla.

Namun, wisatawan tetap diminta tidak mengabaikan faktor keselamatan. Pengunjung harus mengikuti ketentuan dan arahan petugas selama berada di kawasan wisata.

“Kami persilakan aktivitas wisata kembali berjalan. Tetapi keselamatan tetap menjadi perhatian utama. Wisatawan harus tertib dan mengikuti seluruh arahan petugas di lapangan,” katanya.

Pemkab Probolinggo juga meminta pengelola wisata, pelaku jasa wisata, serta masyarakat ikut menyampaikan informasi mengenai pembukaan kembali Seruni Point.

Langkah tersebut dinilai penting agar wisatawan memperoleh informasi yang benar mengenai status kawasan setelah sebelumnya ditutup akibat kebakaran.

Ugas berharap pembukaan Seruni Point dapat menjadi momentum bagi aktivitas pariwisata di kawasan Bromo untuk kembali bergerak.

“Kami berharap informasi pembukaan ini dapat disampaikan secara luas sehingga masyarakat dan wisatawan mengetahui bahwa kawasan sudah kembali dapat dikunjungi,” ujarnya.

Sebelumnya, Puncak Seruni Point sempat ditutup setelah kobaran api bergerak mendekati kawasan Penanjakan 2, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura.

Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk melindungi wisatawan dari ancaman kebakaran. Saat itu, pergerakan api di sekitar kawasan Bromo juga membuat sejumlah titik wisata di wilayah Probolinggo mendapat pengawasan lebih ketat.

Setelah api berhasil dipadamkan dan proses pemantauan dinyatakan aman, akses menuju Seruni Point kini kembali dibuka. Namun, kondisi kawasan tetap akan dipantau mengingat sebagian wilayah Bromo sebelumnya terdampak kebakaran dalam skala luas. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.