Viral, Pria Nguling Kendarai Motor Sambil Tiduran di Jalur Pantura

695

Nguling (WartaBromo.com) – Seorang pemotor nekat mengendalikan setir motornya dengan satu kaki di jalan raya Pantura Pasuruan – Probolinggo. Sambil tidur di atas jok, pria tersebut mengangkat helm dengan satu kakinya.

Video tersebut diunggah oleh Shofiyyulloh (25) di akun Instagram miliknya @aljaelani17. Rekaman video berdurasi 14 detik tersebut memperlihatkan seorang pria dengan mengendarai motor dengan gaya tak lazim.

Pengendara motor bebek itu nekat melaju di lajur cepat Jalur Pantura tepat di Dusun Sumberwaru, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan sambil tidur di atas jok. Ia mengendalikan setir dengan kaki kanan, sementara kaki kirinya mengarah ke atas sambil menopang helm.

Menurut Shofiyyulloh, aksi nekat pemotor itu terjadi pada Jumat (5/8/2022) sore kemarin. Ia merekam aksi pria tersebut karena dirasa bahaya bagi pengguna jalan, dimana jalur pemotor itu melaju tampak ramai.

Baca Juga :   Motor Tertimbun Susah Dievakuasi, Cimory Bakal Datangkan Alat Berat

“Kejadiannya kemarin sore sekita pukul 16.30 wib di jalan setelah SMA 1 Grati itu. Saat saya menuju arah Probolinggo itu kelihatan pemotor yang mengendari motor dengan tak lazim dam berbahaya,” kata Shofi saat dikonfirmasi wartabromo.com, Sabtu (6/8/2022).

Selain tak takut terjadi kecelakaan, pemotor itu malah semakin lincah saat mengetahui aksinya direkam.

“Direkam malah tambah menjadi-jadi itu,” jelasnya.

Ia berharap tidak ada lagi pengendara motor yang nekat seperti itu. Selain berbahaya bagi dirinya, aksi itu juga berbahaya bagi pengguna jalannya lainnya.

“Semoga petugas segera bertindak agar memberikan efek jera pada si pemotor,” tuturnya.

Lihat videonya di wartabromo.tv

Sementara itu, AKP Yudhiyono, Kasatlantas Polres Pasuruan Kota menyesalkan tingkah pria yang nekat mengendalikan motor dengan tiduran diatas jok tersebut. Pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pemotor itu.

Baca Juga :   Yuk, Simak Tips Menghemat Bensin Motor

“Ya ini masih kami cari, dan nopol masih di cek ke samsat,” kata Yudhi. (Don/yog)