• POLITIK
    • Bolo Dewan
    • Kabar Pileg
    • Menuju Istana
    • Pemilu 2019
    • Pilkada Serentak
    • Menuju Grahadi
    • Pilkada Kabupaten Pasuruan
    • Pilkada Kabupaten Probolinggo
    • Pilkada Kota Pasuruan
    • Pilkada Kota Probolinggo
    • Pilkada Lumajang
  • LIPUTAN KHUSUS
  • VIRAL
  • ZONA MERAH
  • SPORT
    • Porprov VI Jatim
    • Porprov VII Jatim
    • Sepakbola
  • RADIO
  • VIDEO
pencarian
27.4 C
Pasuruan
Rabu, November 4, 2026
  • INDEX BERITA
  • WARTABROMO TV
  • SUARA PEMBACA
WartaBromo
  • POLITIK
    • SemuaBolo DewanKabar PilegMenuju IstanaPemilu 2019Pilkada SerentakMenuju GrahadiPilkada Kabupaten PasuruanPilkada Kabupaten ProbolinggoPilkada Kota PasuruanPilkada Kota ProbolinggoPilkada Lumajang
      Hukum dan Kriminal

      Prabowo Perintahkan Kasus Dugaan Penyadapan oleh Jenderal Polisi Diusut, Yusril: Harus…

      Peristiwa

      Bangunan KDMP di Kandangjati Kulon Berdiri di Lahan Sengketa, Pemkab Probolinggo…

      Politik & Pemerintahan

      Khofifah Salurkan Bantuan Rp 19,6 Miliar untuk Warga Kabupaten Probolinggo

      Politik & Pemerintahan

      Belanja Pegawai dan Barang Jasa Tembus Rp2,44 Triliun, APBD Pasuruan 2027…

  • LIPUTAN KHUSUS
  • VIRAL
    • Jakarta

      #StillPrabowo Trending, Dukungan hingga Kritik untuk Prabowo Ramai di Media Sosial

      Peristiwa

      Dugaan Kebocoran 5,7 Juta Data Nasabah Bank Jatim Viral, Begini Hasil…

      Peristiwa

      Sidak Program Makan Bergizi Gratis di Besuk, Pemkab Probolinggo Temukan Porsi…

      Pasuruan

      Bule Ini Mengira Kota Pasuruan Itu India, Netizen: Paskot Belum di…

      Update

      Fakta-fakta Pernikahan Viral di Pacitan Mulai Mahar Rp3 Miliar, Bisnis Samurai…

  • ZONA MERAH
  • SPORT
    • SemuaPorprov VI JatimPorprov VII JatimSepakbola
      Olahraga

      Ini 5 Fakta Di Balik Bocornya Anggaran Olahraga Kota Pasuruan

      Olahraga

      Gus Iqdam Ungkap Kebiasaan Unik Pelatih Persekabpas Bio Paulin, Ziarah Makam…

      Olahraga

      Persekabpas Siap Tempur! Ini Jadwal Lengkap Laskar Sakera di Liga Nusantara…

      Olahraga

      Ronaldo Kalahkan Messi, Musim Emas MU 2008 Jadi yang Terbaik Sepanjang…

  • RADIO
  • VIDEO
Beranda Regional Pasuruan Buntut Peluru Nyasar Alastlogo, Warga Datangi Kantor Bupati Minta Jaminan Keselamatan

Buntut Peluru Nyasar Alastlogo, Warga Datangi Kantor Bupati Minta Jaminan Keselamatan

5 Agustus 2026
92
Share
Facebook
Twitter
Google+
LINE
Telegram
WhatsApp

    Pasuruan (WartaBromo.com) – Warga Desa Alastlogo bersama warga dari desa-desa lain yang terdampak konflik di Kecamatan Lekok dan Kecamatan Nguling mendatangi Kantor Bupati Pasuruan. Mereka meminta kejelasan terkait tindak lanjut atas insiden peluru nyasar yang berulang kali terjadi dan dinilai membahayakan keselamatan warga.

    Imam, salah seorang warga sekaligus mantan Kepala Desa Alastlogo, mengatakan kedatangannya bersama warga bertujuan meminta kegiatan latihan di wilayah tersebut dihentikan sementara hingga dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pusat latihan TNI AL.

    Mereka juga meminta jaminan keamanan bagi warga serta mendesak Bupati Pasuruan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait persoalan tersebut.

    “Kejadian ini bukan yang pertama, ini terjadi berulang, keselamatan warga jadi taruhannya, dan kami hawatir kejadian kelam Alastlogo kembali terulang,” katanya saat menyampaikan keluhan kepada Bupati Pasuruan, Rabu (5/8/2026).

    Sekretaris Desa Alastlogo, Sugiyanto yang hadir dalam forum tersebut juga menyampaikan tuntutan serupa dan menceritakan bagaimana kondisi psikologis dan trauma yang dialami warga selama ini.

    Selain menyampaikan tuntutan, warga juga membawa sejumlah bukti proyektil peluru nyasar yang selama ini ditemukan warga dan ditunjukan langsung kepada Bupati Pasuruan.

    “Kami kesini itu mau mengadulah, biar pak bupati menyampaikan kepada atasan. Setidaknya kalau mau ada latihan biar keamanannya diperhatikan dulu,” keluhnya.

    Ia menyampaikan, hingga saat ini warga masih terus diselimuti ketakutan, khususnya ketika ada latihan tempur. Bahkan mirisnya, beberapa kali saat penemuan peluru nyasar, kegiatan pendidikan disejumlah sekolah harus dihentikan untuk keamanan murid dan guru.

    Menanggapi keluhan dan kegelisahan warganya, Bupati Pasuruan, M Rusdi Sutejo menyampaikan bahwa permasalahan itu memang rumit dan sulit karena melibatkan berbagai instansi mulai dari daerah hingga pusat, dan kewenangannya berada di wilayah pemerintah pusat.

    “Yang menjadi permasalahan ini adalah permasalahan lintas instansi. Kalau persolan ini kewenangan kabupaten, saya jamin besok selesai,” kata Rusdi dihadapan warga.

    Ia menegaskan bahwa selama ini pihaknya telah mengupayakan berbagai langkah koordinasi hingga tingkat pusat untuk mencari solusi atas permasalahan yang dialami warga selama puluhan tahun.

    “Kalau usaha, enggak usah tunggu ada korban. Kita ini sudah usaha semaksimal dan semampu kami, mulai dari koordinasi bersama TNI AL, DPR RI Komisi I dan II. Namun pada intinya ya sama saja, tidak ada solusi,” jelas Rusdi.

    Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya juga pernah mengajukan kesepakatan untuk mendata rumah warga, dan selama konflik berjalan, warga tidak diperbolehkan membangun rumah lagi.

    Tetapi dengan catatan seluruh kebutuhan dasar warga harus bisa terpenuhi, seperti listrik, air, pendidikan, jalan, kemudian yang lain termasuk salah satunya kalau ada latihan tidak dekat dengan rumah warga. Namun hasilnya masih sama saja.

    “Kita ini sudah habis-habisan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat kita. Saya sederhana saja, kalau memang ada yang dikompromikan, monggo ayo kita kompromikan. Dari pihak AL minta seperti apa, ayo kita komunikasikan bersama-sama,” pungkasnya. (Fir)

    Website with WhatsApp Message
    WhatsApp Logo Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.
    • LABEL
    • berita pasuruan
    • bupati pasuruan
    • info pasuruan
    • peluru nyasar
    • Peluru nyasar alastlogo
    Berita sebelumyaUsut Kasus Widi, Propam Periksa Lima Personel Polsek Beji, Satu Anggota Dimutasi Non-Job
    Berita berikutnyaKebakaran Bromo Meluas Hingga 50 Hektare, Warga dan Tim Gabungan Padamkan Api dengan Ranting Pohon
    Mohammad Dofir

    Baca Juga

    Pasca LC Meninggal di Depan Kafe, Petugas Gabungan Bakal Sisir Tempat...

    3 November 2026

    Khofifah Salurkan Bantuan Rp 19,6 Miliar untuk Warga Kabupaten Probolinggo

    3 November 2026

    Wakapolres Probolinggo Ungkap Penyebab Blokade Pantura oleh Massa Madas

    28 Oktober 2026

    80 Persen Iklan Digital Dikuasai Tiga Platform, Media Daerah Masih Bergantung...

    29 Oktober 2026

    Mulai 2027, Truk Tambang Tak Bayar Pajak Dilarang Melintas Jalan Kabupaten...

    2 November 2026

    Telat Lapor Pajak Akan Didenda, Fraksi Golkar Ingatkan Jangan Jebak UMKM

    29 Oktober 2026
    Muat lebih
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Trustworthy News Indicators
    • Privacy
    • Karir
    © WartaBromo All Right Reserved
    error: Hak cipta dilindungi!!