Setelah Puluhan Tahun Gelap, Listrik PLN Kini Terangi Dusun Wonokoyo Tosari

11

Tosari (WartaBromo.com) – Setelah puluhan tahun hidup tanpa jaringan listrik resmi, masyarakat Dusun Wonokoyo, Desa Sedaeng, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, akhirnya dapat menikmati aliran listrik PLN. Kini, kebutuhan listrik warga di wilayah tersebut dapat dipenuhi melalui jaringan listrik resmi.

Jaringan listrik tersebut mulai beroperasi pada Agustus 2026, bertepatan dengan bulan peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kehadiran listrik ini menjadi kabar baik bagi sekitar 60 kepala keluarga yang selama ini harus menjalani aktivitas malam hari dengan keterbatasan penerangan.

Dusun Wonokoyo berada di kawasan pegunungan dengan akses jaringan yang harus melintasi kawasan hutan. Kondisi geografis tersebut menjadi salah satu kendala dalam pembangunan jaringan listrik menuju permukiman warga.

PT PLN (Persero) melalui PLN UP3 Pasuruan akhirnya berhasil menyelesaikan pembangunan jaringan hingga menjangkau kawasan permukiman dan sejumlah fasilitas umum.

Manager PLN UP3 Pasuruan, Agus Susanto, mengatakan keberhasilan menghadirkan listrik di Dusun Wonokoyo merupakan bagian dari komitmen PLN untuk memberikan akses energi secara merata, termasuk ke wilayah yang memiliki tantangan geografis.

“Setelah puluhan tahun menanti, hari ini listrik PLN akhirnya hadir dan dapat dinikmati oleh sekitar 60 kepala keluarga. Bagi kami, kemerdekaan juga berarti ketika masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati listrik dan memanfaatkannya untuk meningkatkan kualitas kehidupan,” ujar Agus.

Sebelum jaringan PLN tersedia, sebagian warga mengandalkan sambungan listrik dari desa lain yang oleh masyarakat setempat dikenal dengan istilah warles. Namun, sambungan tersebut memiliki keterbatasan dari sisi daya maupun keandalan.

Kini, jaringan listrik resmi telah menjangkau permukiman warga, termasuk fasilitas umum seperti masjid, musala dan lembaga pendidikan. Sebanyak 63 tiang listrik dipasang untuk mendukung penyaluran listrik ke wilayah tersebut.

Menurut Agus, pembangunan jaringan listrik di Wonokoyo tidak mudah. Selain kondisi geografis pegunungan, jalur jaringan juga harus melewati kawasan tertentu sehingga membutuhkan koordinasi dan dukungan dari berbagai pihak.

“Terangnya Wonokoyo bukan hanya tentang lampu yang hari ini bisa menyala. Kami berharap listrik menjadi awal hadirnya lebih banyak peluang bagi masyarakat. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, aktivitas masyarakat dapat berlangsung lebih produktif, dan potensi ekonomi desa dapat berkembang. Inilah energi yang kami harapkan mampu menggerakkan kehidupan masyarakat,” katanya.

Pembangunan jaringan listrik tersebut dapat diwujudkan melalui sinergi PLN, Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Perhutani, pemerintah desa serta dukungan masyarakat. Pembangunan dinyatakan rampung pada Agustus 2026.

Kepala Dusun Wonokoyo, Hasan Bisri, menyambut antusias hadirnya jaringan listrik PLN. Ia mengatakan, selama ini warga belum memiliki jaringan listrik resmi dan harus mengandalkan sambungan dari desa lain untuk memenuhi kebutuhan listrik.

Dengan hadirnya jaringan PLN, warga kini memiliki akses listrik yang lebih andal. Kondisi tersebut juga membuka peluang bagi masyarakat untuk menggunakan berbagai peralatan rumah tangga yang sebelumnya sulit dimanfaatkan akibat keterbatasan pasokan listrik.

Akses energi tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas pendidikan, pekerjaan, kegiatan rumah tangga hingga membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat. (Fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.