Koran Online 12 Juni : Pria Maling Sertifikat Tanah untuk Kebutuhan Lebaran, hingga 2 Kades Diperiksa Terkait Pengrusakan Rumah Suroso

0
816

Beragam peristiwa kami sajikan pada 11 Juni 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (12/6/2019). Mulai Pria Maling Sertifikat Tanah untuk Kebutuhan Lebaran, hingga 2 Kades Diperiksa Terkait Pengrusakan Rumah Suroso :

  1. Terdesak Kebutuhan Lebaran, Pria Ini Nekat Curi Sertifikat Tanah Lalu Digadaikan

Lumajang (wartabromo.com) – Seorang pria asal Kecamatan Tempursari nekat mencuri sertifikat tanah untuk digadaikan. Pencurian ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Lebaran.

Andika Kris Susanto (31), warga Dusun Tegalbanteng, Desa Tegalrejo, Kecamatan Tempursari membuat polisi geleng-geleng. Ia nekat mencuri sertifikat tanah milik Sunari (60), yang masih satu Desa dengannya. Simak Selengkapnya.

  1. Dua Kades Diperiksa Terkait Pengrusakan Rumah Suroso

Probolinggo (wartabromo.com) – Dua Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Tongas, diperiksa polisi. Pemeriksaan terkait aksi pengrusakan massa pada rumah Suroso, yang sebelumnya diduga terlibat dalam pembunuhan pada Fahrur Rozi, beberapa hari lalu.

Mereka yang diperiksa adalah Kepala Desa Bayeman Sumarto dan Kepala Desa Tongas Kulon Kasan. Simak Selengkapnya.

  1. Antisipasi Tawuran, Polres Probolinggo Kota Razia Motor Knalpot Brong

Probolinggo (wartabromo.com) – Polres Probolinggo Kota melakukan razia knalpot brong, selama lebaran 2019. Tindakan itu sebagai salah satu langkah antisipasi terjadinya tawur antar pemuda maupun geng motor, seperti yang terjadi di wilayah Tongas, Kabupaten Probolinggo, beberapa waktu lalu.

Sedikitnya ada 50 unit kendaraan roda dua tak sesuai spesifikasi, diamankan petugas gabungan Polres Probolinggo Kota dan Kodim 0820. Kendaraan roda dua dengan ban cacing dan knalpot brong itu, didapat dengan hunting sistem. Simak Selengkapnya.

  1. Dewan Soroti Kekosongan Kepala Sekolah di Kabupaten Probolinggo

Probolinggo (wartabromo.com) – Sedikitnya ada 30 sekolah negeri yang tidak mempunyai Kepala Sekolah secara definitif di Kabupaten Probolinggo. Kondisi itu dinilai berdampak negatif hingga menjadi sorotan pimpinan DPRD setempat.

“Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan harus segera mengisi kekosongan kepala sekolah itu. Jika belum mempunyai kepala sekolah definitif, maka akan berimbas pada kualitas dan kuantitas pendidikan di sekolah itu,” kata Wakil Ketua DPRD Probolinggo, Ahmad Musayyib Nahrawi saat rapat penjelasan Bupati Probolinggo terhadap pandangan fraksi pada LKPJ APBD 2018, Selasa (11/6/2019). Simak Selengkapnya.

  1. PAD Kabupaten Probolinggo Tahun 2018 Tak Penuhi Target

Probolinggo (wartabromo.com) – Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Probolinggo pada 2018 lalu, tenyata tak sesuai target. Tak miliki terobosan disebut jadi pemicunya.

Hal itu, terungkap dalam rapat paripurna Jawaban Eksekutif atas Pemandangan Umum (PU) Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten terhadap LPJ APBD 2018, Selasa (11/6/2019).Simak Selengkapnya.