Pasuruan (WartaBromo.com) – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (22/7/2026) sore. Sudaryono dipercaya memimpin lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo.
Pelantikan diawali dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 78/P Tahun 2026 tentang pengangkatan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Setelah itu, Presiden Prabowo memandu Sudaryono mengucapkan sumpah jabatan sebagai Kepala BGN.
Usai dilantik, Sudaryono menyebut jabatan yang diembannya merupakan amanah besar karena berkaitan langsung dengan program strategis pemerintah.
“Ini adalah amanah besar bagi saya karena ini adalah program besar yang menjadi salah satu di antara program prioritas Bapak Presiden,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers melalui YouTube Sekretariat Presiden RI.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala BGN sebelumnya, Nanik Sudaryati Deyang, yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan. Sudaryono berharap pendahulunya segera pulih dan kembali sehat.
“Saya ingin memberikan apresiasi kepada Bu Nanik dan juga mendoakan agar beliau segera prima, segera waras seperti biasanya,” katanya.
Sudaryono menegaskan akan bekerja keras memperbaiki berbagai aspek yang masih perlu dibenahi di tubuh BGN agar pelaksanaan program berjalan semakin baik.
“Saya sebagai kepala akan bekerja keras untuk memperbaiki apa yang harus diperbaiki,” tegasnya.
Menurutnya, BGN mengelola anggaran yang sangat besar dan seluruhnya berasal dari uang rakyat. Karena itu, setiap rupiah harus digunakan sesuai tujuan program dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Ini adalah anggaran besar yang bersumber dari rakyat dan harus diperuntukkan untuk rakyat. Tentu saya ingin setiap tetes rupiah harus sesuai dengan tujuan program,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Sudaryono meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar dirinya bersama seluruh jajaran BGN dapat menjalankan amanah dengan baik. Ia juga menegaskan komitmennya menerapkan zero tolerance terhadap praktik korupsi.
“Saya mohon doa, dukungan, restu untuk kami bersama-sama dengan wakil kepala beserta seluruh jajaran BGN. Doakan kami semua agar dapat menjalankan program ini dengan sebaik-baiknya. Zero tolerance untuk praktik-praktik korupsi, karena itulah yang paling dibenci oleh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
Dalam pelantikan tersebut, Presiden Prabowo juga melantik Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia serta Yos Sunitiyoso sebagai Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia. (Jun)



















